Noordin M Top Tiada

Kematian seorang “teroris” di kediaman bapak Mohzahri atau Mohdahri tepatnya di kedu, Temanggung menyisakan tanda tanya di sebagian besar masyarakat disana. Terkenal daerah yang guyup rukun dan secara tiba-tiba, terjadi baku tembak yang tidak sepadan antara satu orang dan banyak sekali anggota kepolisian serta densus 88.

Ketika saya ke Temanggung beberapa tahun lalu, daerah tersebut sangat sejuk dan beriklim religius, bahkan ketika kita sholat di sebuah mushola warga disana menawarkan makanan ringan serta minuman. Inilah daerah potensial bagi penyusup, yang akan merusak kenyamanan kehidupan masyarakat tanpa mereka sadari. Kehidupan yang dapat dibentuk meletup-letup oleh kebaikan dan keburukan mental.
Strategi gerilya yang sangat jitu, apalagi dikemas dalam ilmu agama dan kemudahan menggapai surgawi. Noordin M Top telah tiada? Saya masih menanti berita ini, para pakcik negeri jiran itu telah mengotori Indonesia dengan peristiwa bom dengan racunnya. Pengetahuan keagamaan dan penggunaan bahasa Arab perlu ditingkatkan di Negeri ini, supaya setiap ada kajian kitapun mengerti hingga mencari referensi lebih lengkap dari Al Qur’an dan Al Hadist. Pengetahuan sepotong-sepotong akan mempermudah kita didoktrin karena kualitas keagamaan kita yang rendah dari sisi pengetahuan.
Saya sendiri merasa kehancuran moral mental negeri ini terhadap nilai keagamaan sedemikian besar. Berulang kali saya membahas cara berpakaian, cara bergaul, tayangan televisi, cerita ghibah di berbagai mass media dan pencitraan negatif terhadap ajaran Islam lebih mudah didengungkan daripada mereka yang membeli agama dengan bungkusan mie instan atau jasa pengobatan gratis atas tirani.
Ajaran buruk selalu mudah diserap, namun ajaran baik selalu mudah ditepis bahkan citra indonesia sebagai negeri bokep, perek, pekcun, bispak, bisyar dan narkoba sangat dikagumi ketimbang negeri yang cerdas dalam pengetahuan teknologi. Potensi inilah yang akan dibangun teroris berkedok islam dan penjahat metropolis material pengeruk kekayaan negeri ini (amerika, yahudi, australia dan anggota IMF).
Spekulasi cerdas pula terhadap angka 8 dari peristiwa “Noordin Temanggung” ini adalah 8 titik penyerangan, densus88, kamar 1808, menggunakan 8 bom kecil di rumah mohdari atau mohzahri, 18 jam penyergapan dan target akhir adalah 17082009 yang menjadi puncaknya.
Wahai saudaraku umat islam, yang kalian telah terprovokasi dengan Jihad Bom yang membunuh diri kalian sendiri dan orang lain sadarlah. Yang kita perangi adalah kerusakan moral yang diciptakan, bukan masyarakat awam tidak tau apa-apa terbunuh. Jika Noordin M Top ini telah tiada dalam peristiwa tersebut, terus terang saya ikut senang karena jika ia menjadi tetangga yang meresahkan bagi lainnya kewajiban untuk mengusirnya.
Salut kepada kepolisian Republik Indonesia, namun saya harap tehnik penyergapan diperbaiki agar mempersempit ruang gerak dan efektif waktu. Kembalikan pula atau bangun kembali rumah yang telah hancur itu, karena kita tahu sulitnya warga dusun membangun kembali rumah tersebut apalagi mereka sudah tua. Mereka hanyalah alat, saya sendiri tidak tega setelah melihat rumah tersebut berantakan dan pemilik rumah tak berdaya.
Bravo Kepolisian Indonesia dan Pergilah Teroris, jangan teror negeri ini.

29 replies
  1. zee
    zee says:

    Saya tunggu hasil DNA keluar dulu, untuk memastikan bahwa korban itu benar si Noordin monyet kudukan pengecut itu.
    Kalau benar, selamat untuk Polri. Bangkit lagi INDONESIA..!

    Reply
  2. cantigi
    cantigi says:

    saya yakin itu bukan noordin. saya merasa Polri serba salah mengingat sektsa wajah yg mereka buat sepertinya engga sama dg mayat di temanggung. lagi pula ada delay waktu yg cukup lama hanya untuk mempublikasikan foto mayat tersebut, dibandingkan dg publikasi foto2 teroris lainnya. sementara foto teroris yg belum tentu kebenarannya dg kepala pecah udh keburu beredar. saya malah engga fokus ke DNA, penasaran aja kenapa lama bgt publikasi fotonya, itu aja.
    oya, ttg hutan tandus itu saya rasa berkaitan dg kebijakan pemerintah ttg RTRW pengembangan lahan yg harusnya berorientasi pada kelestarian alam, hutan dll.
    sementara, ada 3 artikel ttg treking yg siap publish (tetap ditunjang data, fakta, dan survey langsung), dan kawasan hutan lindung di bdg utara-selatan masih banyak yg bagus, walaupun paru2 kota emang bermasalah hehehee..

    Reply
  3. Agnes Sekar
    Agnes Sekar says:

    Didalam salah satu ayatnya, Tuhan berfirman ” Dan berdoalah kepadaKu, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembahKu ada berada dalam keadaan hina ” Di dalam ayat yang lain Tuhan juga berfirman ” Mintalah kepadaKu dengan sabar dan Berdoa. Sabar mempunyai pengertian bahwa Tuhan sebenarnya memberi kita pelajaran bahwa semua usaha yang kita lakukan membutuhkan proses untuk mencapai hasil. Terima kasih tulisan yang bagus, Sukses untuk anda.
    Regards, agnes sekar

    Reply
  4. ayamcinta
    ayamcinta says:

    “negeri bokep, perek, pekcun, bispak, bisyar” SEO nya mantep nech, hehehehe
    klo ngaitin2 ma angka 8 sech kayanya gw ga setuju, terlalu absurb. Jadi kaya jaman batu lagi donk kita, ngaitin2 ma yang ga jelas. Ini pendapat gw sech…

    Reply
  5. pututik
    pututik says:

    @cantigi: kehati-hatian polri cukup saya hargai, artikel dgn faktanya kami tunggu.
    @agnes sekar: terimakasih atas kunjungannya ibu, semoga kita semua sukses.
    @elmoudy: belum ketahuan benar noordin atau bukan
    @HumorBendol: liat saja paranormal penebar dosa akan memanfaatkannya
    @ayamcinta: saya tidak mengaitkan, hanya merangkai saja dan memang benci juga dgn ketidak jelasan, hehehe mari berpikir cerdas cinta.

    Reply
  6. mydewiku
    mydewiku says:

    saya pengen cepet tahu hasil DNA dan perkembangan yang sebenarya seputar tertembaknya atau tertangkapnya noordin dan temen-temenya…apapun itu saya menghargai jerih payah aparat penegak hukum kita…mudaha-mudahan hasilnya bisa membawa kebaikan bagi kita semua dan indonesia kembali damai, aman dan sejahtera…

    Reply
  7. Desain Lansekap
    Desain Lansekap says:

    Bener Mas… memang celah untuk teroris sangat besar di Indonesia… Ya kita tunggu saja hasil tesnya semoga kalau benar yang syukur… tapi saya kok lebih milih ditangkap hidup2 ya…

    Reply
  8. pututik
    pututik says:

    @wandi thok: yuk kita tunggu hasilnya.
    @mydewiku: amiin, semoga sukses.
    @bisnis online: keraguan pasti ada, krn prosesnya lama
    @kakve: silahkan
    @dinoe: yup, aman negriku sejahtera bangsaku
    @desain lansekap: kalau hidup, kemudian dikorek ilmunya, disadarkan mindsetnya, kemudian dipancung.
    @tikabanget: hasilnya belum keluar neng geuliss

    Reply
  9. Aldy
    Aldy says:

    Saya justru curiga itu bukan noordin m top, kenapa ? karena sampai sekarang polri belum mengumumkan hasil tes dna. Emang berapa sih tes DNA dilakukan ? Khawatirnya gembar-gembor eh….ntar muncul lagi. Salam.

    Reply
  10. Rosyidi
    Rosyidi says:

    Kemaren di TV diberitakan bahwa tes DNAnya gak cocok dengan data DNA yg sudah dimiliki kepolisian. Sidik jarinya juga gak cocok. Meskipun itu bukan pernyataan resmi kapolri.
    Sekarang kepolisian mau mencocokkan dengan DNA anaknya yg dimalaysia.
    Kalo menurutku, sepertinya itu bukan noordin. DNA sebenarnya hanya memerlukan waktu satu hari untuk menganalisanya. Apalagi ini kasus besar, pasti diprioritaskan untuk pengecekannya. Semoga bisa cepat diumumkan. Biar tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat.

    Reply
  11. omagus
    omagus says:

    saya nggak yakin kalo itu nurdin m top
    untuk kasus sebesar ini seharusnya tidak selama ini untuk menunggu sebuah test DNA yang sebenarnay nggak makan waktu lama..

    Reply
  12. ganda
    ganda says:

    saya belum pasti juga mbak. apakah benar itu noordin. tapi sepertinya asyik. sebab kedua belah pihak adu kepintaran. 🙂 jadi pengen jadi detektif juga nih, membasmi kejahatan hehehehe..*teringat film death note*

    Reply

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *