Jangan Sedih Anakku

Apa yang akan kutulis jika kubaca artikel arya, sudah beberapa waktu setelah aku pulang dari semarang terasa gundah. Tidak lain karena ananda arya hingga sekarang tidak mau menegurku seperti waktu-waktu sebelumnya. Karena kesalahan yang sangat peka menurutnya, yaitu “papa bohong nggak jadi ngajak arya jalan-jalan”. Disatu sisi aku harus menyelesaikan bolak-balik urusan antara semarang dan solo, disisi lain ternyata momen yang begitu penting bagi anakku ternyata kandas tidak sesuai harapannya.
Betapa egoisnya aku, Nak insya Alloh, papa pulang idul fitri ini. Semoga bisa menyembuhkan rasa kangenmu yang terabaikan dan mama tolong ajak arya dalam kegembiraan yang tidak membuatnya benci pada papanya ini.
10 replies
  1. pututik
    pututik says:

    #rosyidi: biasanya emang diajak jalan2 lokal kok, kalo pas jalan2 jauh semata-mata karena tugas atau ada undangan.
    #masenchipz: belum thr nih hehehheheeh
    #gajah_pesing: hmmmm

    Reply
  2. Rita
    Rita says:

    Biasanya anak2 diajak keliling2 atau ngajak ke Mall makan2 aja mereka udah seneng. Benar bang mama biasanya paling jago nanganin hal2 seperti ini, jadi gak khawatir sianak akan ngambek berkepanjangan 😀
    Salam buat nak Arya dan keluarga. tak lupa saya mengucapkan SELAMAT IDUL FITRI, MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN, RITA & fAM.

    Reply
  3. Ikkyu_san
    Ikkyu_san says:

    Mungkin bukan maksud bapak tidak memenuhi janji, tapi karena sibuk. Mungkin bisa dijelaskan pada arya bahwa pasti akan dikabulkan tapi bukan sekarang. dan untuk pelajaran kelak lebih baik berjanji apa yang bisa dipenuhi saja dulu. Saya rasa sekecil apapun anak, dia bisa mengerti perasaan ayah ibunya. Anak saya sekarang umur 5 tahun bahkan sudah bisa mengingatkan saya untuk melaksanakan pekerjaan saya dan mengerti bahwa dia harus berbagi waktu ibunya.
    salam kenal pak
    EM

    Reply

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *