All about my jobs

Mobile Phone vs Operator

Tampaknya Nokia tidak main-main dalam menancapkan kuku kebesaran terhadap produk mobile phonenya. Terbukti hampir semua produk, segmen, pangsa pasar dan teknologi di renggut vendor ini. Mereka merubah jenis mobile phone dengan sebutan N dan E, keduanya membedakan fungsi dan kebutuhannya tergantung seri yang kita dapat. Fitur kedepan seperti full multimedia, full office, wcdma, egrps dan big storage mulai ditunjukkan. Bentuk unik lagi rumit didesain sedemikian rupa hingga hanya mereka yang ahli saja sanggup membukanya. Jenis bahan yang di pakai pada chase pun dirubah, hingga para penjiplak produk semakin tertinggal jauh.
Dampaknya tentu ada positif tentu ada sisi negatifnya juga. Sisi positifnya setiap individu dapat memilih sesuai dengan pribadi masing-masing, budget berdasar kemampuan dan privacy yang diinginkan. Sisi negatifnya ternyata lebih banyak masyarakat dipusingkan produk nokia begitu banyak, pemahaman kurang, programmer di push sehingga kualitas software yang dipasarkan kadang kurang sempurna, teknisi dituntut menguasai setiap produk yang datang, jenis part berbagai macam bisa-bisa service centre seperti pabrik dan yang terakhir operator di Indonesia selalu tertinggal mensupport teknologi baru. Nah yang terakhir ini membuat pusing service centre karena jika no signal yang disalahkan pasti mobile phone, padahal bisa jadi cross teknologi penyebabnya contoh kasus EDGE beberapa waktu berlalu dengan Telkomsel dan Excelcomindo (sekarang pro xl) yang menyebabkan mobile phone restart atau no signal.
Kini teknologi wcdma sedang ujicoba dan banyak sekali operator GSM perang tarif, yang diuntungkan customer. Dibalik itu sejak 2 minggu belakangan banyak customer yang mengeluhkan hpnya tidak bisa dihubungi. Tapi kalau kartu dipindah ke hp lain bisa dihubungi dan bisa untuk ngirim sms, apa yang anda pikirkan pertama kali, HPku rusak!! Nah, ini yang membuat rancu customer. Sebagai orang awam mereka tidak salah, tapi tidak menerima keterangan kami itu yang sering dirasakan. Tentu mereka punya alibi, hp lain atau sudah kepihak operator dan mereka menyatakan tidak apa-apa.
Penjelasan singkat kurang lebih demikian, kasus ini terjadi sebenarnya CCID/MSID/IMEI (meskipun ketiganya berbeda) tidak tercover ulang proses umpan baliknya oleh operator akibat bandwith atau luas jalur yang dipersempit karena ujicoba product baru operator. Jika demikian akan banyak customer mengalami blankspot sesaat, meskipun sinyal ada tapi bts atau relay menyatakan nomor tersebut tidak dalam jangkauan. Inilah sebabnya ketika kita matikan terus ganti handphone ada sms masuk atau telpon masuk, sebenarnya cukup dimatikan sebentar ulangi saja sudah cukup handphone akan berjalan dengan normal. Kasat mata handphonelah yang rusak, tapi paling tidak penjelasan sedikit tadi bisa sebagai pencerahan bagi kita. Semoga kedepan baik operator maupun vendor handphone siap secara bersama-sama menyuguhkan fitur baru tanpa terjadi miss teknologi.

Data Gallery Hilang

Pada beberapa hari ini, kami menyimpan gallery berupa image di Nokia 7610. Karena kakak, ibu dan ponakanku yuda berkunjung. Event yang aku simpan hanyalah seputar keberadaan di stasiun Tugu Yogyakarta. Begitu gembiranya arya dan yuda, berlari kesana kemari melihat gerbong atau kereta yang melaju sambil sesekali melambaikan tangan kanannya. Nokia memiliki program data manager bernama Nokia PC Suite, dengan media ini kita bisa menghubungkan perangkat mobile phone ke komputer. Semua aktifitas menjadi mudah bila kita memiliki bluetooth, kabel data atau IrDA untuk transfer data.
Namun hati-hati salah klik data penting kita bisa hilang seperti data yang barusan kami simpan, ceroboh karena sebelumnya tidak melakukan backup data. Kejadian seperti ini pernah kualami namun hal ini sedikit berbeda, kesalahan karena lupa menutup program image viewer di 7610. Kesalahan kedua tombol cut yang dipakai bukan copy untuk memudahkan proses backup. PC Suite 6.6.18 sebenarnya memiliki fitur backup image, tapi karena prosesnya sedikit lebih lama langsung saja pakai cut paste. Boomm pesan kesalahan muncul bahwa image sedang digunakan, aku ok saja sampai semua pesan eror terlampui. Kutunggu beberapa waktu ternyata tidak ada yang masuk ke folder di komputer. Curiga dengan hal ini, cek gallery ternyata sudah hilang dan yang tersisa satu iage yang masih terbuka. Huuuhhh ini pelajaran baik, namun menjengkelkan karena data di hp belum ada tools recovery yang mampu mengembalikan datanya.
Cara backup data dengan PC suite:
Koneksikan hp dengan komputer –> pilih menu backup –> next –> Make backup –> pilih hp Nokia yang terkoneksi –> make full backup –> finish
Backup Images dengan PC Suite:
koneksikan hp dengan komputer –> pilih menu store image –> pilih image –> next –> store now –> finish
Ingat saat melakukan semua proses diatas jangan anda buka semua menu di hp biarkan hp dalam kondisi normal, jika ragu restart hp dengan mati hidupkannya kembali. Jika ada yang terbuka data tidak dapat di backup sempurna atau bahkan hilang. Karena nokia dengan symbian memiliki folder virtual bernama PAbtl_n sejenis Thumbnail pada windows XP, jika anda ingin mencobanya silahkan.
🙂

N90 – N91 – N70

Nokia N-Series merupakan HP Multimedia Nokia dengan penyimpanan data terbesar saat tulisan ini saya buat, terdiri dari 3 bagian terkini yaitu N90, N91 dan N70. Mungkin kelanjutannya seri N ini lebih dominan sebagai brand new name dari nokia setelah bermunculan kelas high end 9500, 9300, 8800, 6681, 6680, 6270 dan lain sebagainya. Seri N ini menitik beratkan pada kualitas gambar diatas 2 megapixel, banyaknya storage dalam ukuran giga dan kualitas transfer data yang lebih cepat. Bisa anda bayangkan begitu cepatnya teknologi handphone dan perangkat pendukungnya berkembang dalam kurun waktu kurang dari 2 tahun.
Untuk keterangan lebih lanjut anda bisa kesini dan mendapatkan betapa beratnya loading page situs tersebut karena ingin menceritakan bagaimana canggihnya sistem yang digunakan N Series untuk periode saat ini. Multimedia dalam genggaman, sepertinya hal inilah target ke depan Nokia dalam merengkuh customer lebih jauh untuk mendekati segala keunggulan produknya. Boleh dibilang resiko data sangat besar ditanggung oleh pengguna dalam hal ini customer Nokia itu sendiri, jika terjadi overload data kemungkinan besar data tidak dapat di backup secara baik.
Jika anda beminat memiliki salah satu darinya, selalu backup data, jangan terlalu banyak install software tambahan dan kurangi data yang tidak perlu.