Talk about family

Maafkan Aku

Lama sekali kami tidak online dan melakukan update security situs ini. Kepindahanku berakibat pahit bagi beberapa orang, mereka yang telah menjadikanku sahabat, rekanan dan private trainner. Malam itu banyak sekali yang menyatakan kecewa akan kepindahanku dari kota yogya by phone. Kebetulan beberapa darinya merupakan pejabat daerah yogya, solo dan magelang yang terbiasa melakukan training produk baru yang mereka beli. Sedih rasanya mendengar kekecewaan mereka, bagaikan dinding penghalang keinginan majuku.
Rekanan pun demikian, sebenarnya aku bukan bagian dari mereka atau menjadi team mereka. Namun kedekatan banyak memberi masukan atau ilmu berarti bagiku dan merekapun menyatakan support semangat mereka hilang. Bukan berharap gratisan, tapi mereka sering mengirim pulsa gratis pada waktu-waktu tertentu yang tentunya menjadi beban tersendiri bagiku ketika pamitan.
Ada satu lagi yang kuanggap teman meski tidak sangat dekat, dialah satu orang cukup cekatan dalam mencari peluang. Entah apa yang dipikirkan atau disimpan dalam lubuk hatinya. Alloh sajalah Yang Maha Tahu, setiap call by phone tak dijawabnya, sms dijawab sekenanya dan sering non aktif. Ini sangat mengganggu tidur dan kerjaku selama beberapa hari ini, gundah karena rasa bersalahku.
Ya Alloh SWT
Hanya kepada Engkaulah aku memohon, lembutkanlah hati mereka yang merasa kecewa atas keputusan pindah ini. Jadikanlah mereka lebih berhasil dalam setiap usaha dan perjuangannya. Utamanya bagi sahabatku yang terakhir, karena banyak kebaikan darinya yang tak mungkin mampu kubalas. Semoga Engkau karuniakan hamba menjadi orang yang lebih bermanfaat kebaikan, bahkan nantinya untuk mereka akan menjadi bahagia.
Maafkan Aku

Frenship 27okt2006

Pagi tadi telpon berdering aku tidak segera mengangkatnya, hingga 3 kali akhirnya aku melihat di layar siapa yang memanggil ternyata mamanya arya.
papa: “Assalamu’alaikum warohmatulloh, ada apa ma?”
mama: “Wa”alaikumus salam warohmatulloh, ibu dah berangkat pa!”
papa: “Lho kok dah berankat, kemana?”
mama: “Balik kesolo pa, mereka buru-buru takut nggak dapet bus”
papa: “Wah, kok nggak nunggu aku aja sekalian hari sabtu”
mama: “Iya aku dah bilang, tapi mereka tetep mau pulang, kalo yudha pengennya sih tinggal”
papa: “Mungkin karena cuaca panas ya ma….”
mama: “Iya panas banget, arya aja lagi ndak enak badan..”
Pembicaraan mulai ngalor ngidul, terutama membahas kejiwaan arya yang mulai mengenali dari hati-kehati hubungan orang tua dan anak. Kami merasakan perubahan ini mulai terjadi dan itulah tumbuh kembang yang akhirnya datang juga. Arya mulai merengek jika papanya akan berangkat ke yogya, dengan berkaca-kaca maka dia akan berucap seperti ini:
arya: “mama… minta uang”
mama: “buat apa sayang?”
arya: “arya ikut papa, kesana, kerja… naik bis ma, minta uang”
papa: “arya sayang, sini donk…”
arya: “ndak mau…. ” tanda ketidak relaannya muncul dan biasanya ia akan menitikkan air mata
papa: “papa harus kerja arya, jika tiba waktunya nanti kita bersama lagi sayang” dengan nada lembut kuucapkan
arya: “ikut papa…. wa….wa…. papa…..” ia menangis dengan mendekap pundak papa
mama: “ayo sayang ikut mama ya, kita jalan-jalan ke sawah” bujuk mama
meskipun akhirnya mau juga, namun hati ini terasa sedih juga. Semenjak kecil kami memang sering berpisah, pada waktu tertentu kami bisa bersama dalam waktu cukup lama. Jika bertemu kami selalu menjaga kualitas jumpa terbaik dan berusaha menghadirkan figur ayah yang tidak asing baginya. Aapalagi sebentar lagi aku akan berangkat ke Jakarta untuk waktu yang belum tentu lamanya. Mama dan arya tetap disemarang, sembari menunggu keputusan dari perusahaan.
Siang setelah sholat jum’at mama telpon kembali,
papa: “Assalamu’alaikum warohmatulloh, bagaimana ma?”
mama: “Wa’alaikumus salam warohmatulloh, arya sudah membaik sekarang lagi main!”
papa: “Kelihatannya ia ingin selalu dekat dengan papanya ma?”
mama: “Mungkin juga, karena tiap mau tidur dia selalu bilang papa disana ya”
papa: “Itulah ma, kita tunggu saja keputusannya. Atau mungki lebih baik aku resign ya ma”
mama: “Jika itu belum jadi keputusan, berdoalah dulu pa. Kami sih mendukung keputusan papa”
papa: “Ya sudah ma, aku dari rumah teman membicarakan hal ini”
mama: “Semoga Alloh melindungi kita dari kebinasaan, udah dulu pa arya mau ngobok-obok ikan”
papa: “Oya, ati-ati itu ikan yang di toples mau bertelur..”
mama: “assalamu’alaikum”
papa: “wa’alaikumus salam”
Akupun berangkat kerja beraktifitas seperti biasa dan mencoba memperbaiki jaringan yang sering bermasalah. Hingga akhirnya aktifitas browsing dapat dilakukan dengan baik. Registrasi norton internet security 2006 gagal kulakukan, akibat key filenya sudah tidak valid. Akhirnya dirubah menggunakan antivirus avast home edition dengan sedikit membuka port map pada winroute. Semua berjalan dengan baik, proses updatepun berjalan sangat cepat. Karena tidak terbiasa dengan antivirus yang ini, ada kesan aneh perihal interface maupun sistem quarantinya. Sayang list virus yang disediakan tidak selengkap norton atau karpesky, entah jika yang profesional. Pukul 20.35 waktu yogya aku telah menyelesaikan semua setting jaringan, backup database, update security dan membersihkan registry. Waktu pulang tiba…..
Malam ini tepat pukul 20.13 mama telp kembali, kalo yang ini langsung kuangkat…
papa: “Assalamu’alaikum warohmatulloh, ada apa ma?”
mama: “Wa’alaikumus salam warohmatulloh, papa mikirin arya terus ya”
papa: “Enggak, lha emang kenapa?”
mama: “Badan arya tambah panas tadi muntah2”
papa: “Insya Alloh nggak papa ma, dia emang kangen banget kayaknya”
mama: “Ini dia didepan pintu, katanya nunggu papa mau pulang ma”
papa: “Subhanalloh, mana anakku telponnya kasiin ma”
mama: “Arya, ini papa mau ngomong nggak”
papa: “Assalamu’alaikum arya,… marah sama papa ya sayang”
arya: “nggak mau…., udah ma…”
papa: “maafin papa ya sayang…”
arya: “mama ini… bobok ma…” (kata-kataku nggak digubris)
mama: “nggak mau pa, arya ngambek dah dulu ya”
papa: “oya, nanti kalo tambah panas hubungi aku dan jangan dikasih kipas angin ya”
mama: “Iya pa..!”
Pembicaraan akhirnya selesai, sampai disini membuatku semakin banyak berpikir mencari solusi terbaik. Semoga Alloh memberi petunjuk terbaik dari segala ihktiar yang kulakukan…

How to be business man

Belakangan saya sedang tertarik meneliti berbagai macam bisnis yang beredar baik yang sudah lama maupun baru-baru saja mencuat. Sebagian karena saya ingin beroleh ilmu dari setiap bidang yang mereka geluti dan bagaimana mereka mampu survive dari awal ke sukses bahkan menghadapi masa sulit. Tapi karena saya bukan seorang peneliti yang hebat atau seorang bisnisman yang handal, akhirnya hanya beberapa poin saja bisa dijadikan referensi bagus buat diri sendiri. Dan semua itu karena pengalaman mereka, dari pembicaraan mereka, dari pengelolaan mereka dan hasil kreatifitas usaha mereka. Saya dapat menyimpulkan bahwa untuk menjadi seorang usahawan akan lebih baik mempunyai hal-hal berikut:
Orientasikan pada waktu
Time is money tidak belaku disini, karena jika kita hanya berorientasi pada uang maka kemnukinan besar kita akan lekas tergilas oleh pengusaha lain yang sigap dalam menyikapi keadaan pasar. Kita tertinggal hanya karena mengharapkan hasil sebesar-besarnya, sedangkan kegiatan berlangsung dan harga di pasar berubah begitu cepat. Ibarat mengantarkan barang yang berjarak 50Km dengan sepeda (disini kita sebut S) dibandingkan dengan motor (kita sebut M). Karena mengharapkan keuntungan berlipat dengan cepat S berangkat tiba ditempat 5 jam sedangkan M tiba hanya memakan waktu 1 jam. Biaya perjalanan S sebesar Rp.3000 untuk membeli minuman dijalan, harga barang Rp.50.000 dan hanya mampu mengantarkan di 2 tempat sehingga hasil yang didapat Rp. 100.000 – Rp. 3000 = Rp. 97.000 dengan modal 60.000 keuntungan sebesar Rp. 37.000.
Sekarang bandingkan dengan M mampu 5 kali lebih cepat sehingga dalam 1 hari mampu mengantarkan sebanyak 10 tempat dengan biaya perjalan sebesar Rp. 10.000 untuk bensin 1 tangki motor 4Tak. Kalkulasinya menjadi harga barang dikali jumlah barang dikurangi biaya dan modal akan menghasilkan keuntungan, (Rp. 50.000 x 10) – (Rp. 10.000) – (Rp 30.000 x 10) = Rp. 190.000. Demikianlah S akan merugi karena terlalu banyak membuang waktu (bisa juga karena modalnya kurang) sedangkan M begitu pandai mengatur waktunya untuk menghasilkan keuntungan.
Tidak takut Rugi
Inilah yang sering menjadi kendala seseorang untuk membuka suatu usaha. Kita sering berandai-andai bagaimana nanti, hal inilah yang menyebabkan kita kurang cepat untuk maju. Alias kalah sebelum berperang sedangkan musuh di depan semakin siap dengan benteng-benteng megahnya. Selama takut rugi lebih baik tidak atau urungkan menjadi pengusaha sukses agar kerjanya tidak berantakan. Tanamkan dalam hati dibalik musibah yang menimpa dalam setiap usaha selalu tersimpan pelajaran, yaitu bagaimana kita mampu mengatasi masalah sebelum kejadian itu terulang. Jika terulang dan berulang kali berarti kita belum cocok menjadi pengusaha di bidang tersebut dan dapat dibilang bodo karena berulang kali kalah kok ndak punya solusi.
Membuat jejaring (ukhuwah)
Semakin banyak rekanan dan semakin banyak link yang kita rangkai akan membuat berjuta pengalaman tersendiri. Karakter pebisnis yang beragam merupakan suatu pelajaran bagaimana kita bisa sukses namun tetap pada koridor kebenaran. Kejujuran sangat dihargai oleh para pebisnis, meskipun prakteknya kita menjadi munafik alias saling sikut sana dan sini. Menjalin hubungan baik itulah yang diharapkan, dengan hal ini diharapkan terjadi interaksi langgeng antara kita dengan rekan kerja bahkan dengan customer. Kita akan berkembang dari sini, runtutan pengalaman baru, pemodal baru, seorang ahli baru, lokasi baru dan lain sebagainya hanya karena hubungan baik kita dengan banyak orang yang tidak kita sangka-sangka sebelumnya.
Memulai dari potensi diri
Bagaimana mengetahuinya bisa dengan coba-coba, minta pendapat ahli, mengikuti seminar dan mencari kemampuan apa yang menonjol pada diri kita. Dalam diri terdapat sesuatu yang belum keluar, itulah yang kita cari sebenarnya kita ini mau jadi apa sih. Seorang dalang yang sudah ujur mengundurkan diri dari pewayangan dan ternyata memiliki daya ingat yang bagus dan pandai berdiplomasi. Akan lebih cocok di masa tuanya ia sebagai diplomat atau moderator suatu acara, disamping itu dia juga memiliki keahlian dalam mengelola peternakan unggas. Jika tidak digali maka gagal dia menjadi peternak unggas karena rutinitas diplomatnya menyita waktu. Padahal keahlian beternak unggas ini bisa menciptakan lapangan pekerjaan untuk orang lain dan ia dapat menjadikan sebagai usaha paruh waktu di sela-sela kegiatan rutinnya. Pekerja atau calon pekerja juga harus kita kembangkan potensinya, bisa jadi mereka merupakan pioner berkembang bisnis kita.
Mengembangkan Target
Setelah kita berjalan dalam kurun waktu tertentu sesuai uraian diatas, hal penting lainnya adalah membuat usaha tersebut menjadi lebih besar dari sebelumnya. Sepertinya slogan jika ada kemauan dan kemampuan kita pasti bisa sering diutarakan oleh pakar ekonomi dan atasan yang saya temui. Promosi di media massa, angket atau spanduk adalah salah satu caranya, biaya yang dikeluarkan cukup besar namun dari waktu-waktu orang akan terhipnotis dengan iklan yang kita berikan. Daerah terpencil sulit dijangkau pun sering jadi target pembukaan pertama pengusaha besar, dengan perhitungan potensi daerah tersebut bagus hanya kurangnya pemodal berinvestasi. Membuat sesuatu yang beda, target pasar semakin tertarik dengan produk yang kita tawarkan jika memiliki kelebihan lain dibanding pengusaha sejenis. Anggap saja garansi atau poin berhadiah, merupakan daya tarik bagi masyarakat umum atau reseller di indonesia. Diawal usaha akibat pengembangan ini akan terasa bahwa penghasilan berkurang drastis, jika kita fight dengan baik dan dengan keyakinan penuh untuk berhasil maka Alloh akan memberikan jalan keluar bagi mereka yang sabar.
Hindari Hutang Riba
Ini adalah salah satu hal yang sangat saya benci, indonesia hancur karena hutang riba yang dilakukan pemerintah orde baru. Berapapun besarnya investasi yang kita lakukan tidak akan membawa berkah, bahkan hanya meracuni darah daging kita sendiri. Ada satu buku yang pernah saya baca sepintas dari seorang pakar dan juga pengusaha, menyatakan untuk jadi pengusaha jangan takut untuk hutang. Jika kita lakukan hutang di bank, retenir dan atau menggunakan kartu kredit dari waktu-kewaktu hanya akan digerogoti oleh bunga. Berapa banyak pengusaha kecil di yogya dan semarang yang pailit gara-gara kurang bijaknya mengelola modal hutang ini. Gunakanlah hutang investasi dengan kesepakatan yang baik dan tidak memberatkan, misal kita memiliki teman baik di suatu daerah setelah perbincangan usaha baru ia tertarik memberikan solusi dana. Sebelum tanda tangan kontrak maka kita membicarakan bagaimana pengembalian dana nantinya. Dalam perjanjian dibuat uang tersebut adalah uang investasi dalam kurun waktu yang ditentukan bersama, jika beroleh keuntungan dalam kurun waktu tertentu karena bersifat investasi maka dana tersebut berkembang saat kita mengembalikannya. Dan ini bukanlah riba, karena riba ditetapkan besarannya dan merupakan keharusan untuk dibayarkan. Jika kita merugi maka uang tersebut adalah tetap besarannya dan diajukan kepada pendana diteruskan atau tidak. Jika tidak kewajiban kita mengembalikannya, sesuai dengan perjanjian hutang investasi sebelumnya yaitu jangan ada yang dirugikan atau memberatkan. Alloh tidak akan mengubah suatu kaum, sebelum kaum tersebut berusaha, kebiasaan hutang riba adalah kebiasaan buruk nenek moyang kita dan apakah kita ingin kembali jatuh tertimpa tangga. Hiduplah tanpa riba.
Infaq, Sadaqoh dan Zakat Usaha
Jangan terus menerus berpikir bagaimana mencari keuntungan, tapi melupakan pajak akhirat yang harus dibayarkan. Inilah dana berkembang sebenarnya, jika hidup maka ingatlah mati agar kita juga menginat bahwa sebagian harta hasil usaha ini ada harta untuk orang lain yang menghasilkan doa sepanjang masa. Kita tidak akan pernah rugi hanya karena infaq, sadaqoh dan zakat. Malah dari sana Alloh menjanjikan penghasilan yang tidak disangka-sangka, ingat bukan sulap bukan sihir dan jangan menjadikan kita sombong karena hal tersebut.
Sekelumit diatas dari pengalaman saya bergaul dengan mereka, sebelumnya saya sama sekali tidak memiliki pemikiran menjadi seorang pengusaha. Namun setelah bergaul dengan mereka atau mengikuti berbagai seminar usaha terutama di yogya dan semarang ternyata mampu membuka wawasan baru bagi kami. Kedepan kami akan mempromosikan usaha butik murah, untuk membantu penjualan pakaian jadi di wilayah semarang, yogya dan solo di situs kami disini. Tidak besar namun paling tidak mengembangkan potensi jual beli yang dimiliki istri sejak lama, harga yang kami tawarkan pun lebih murah dari harga pasar karena kami tidak mau mengambil keuntungan lebih besar dari modal utama. Karena memang barang yang kami jual murah, jangan membayangkan kualitasnya seperti pakaian di mall atau supermarket. Jika anda pernah berkunjung ke yogya, solo, semarang tentu mengetahui jenis bahan yang digunakan untuk daster, pakaian anak, blangkon, tas dan lain sebagainya. Mari belajar, bekerja dan berusaha.

Usia Menginjak 2 Tahun

Putra pertama kami menginjak usia ke 2 setelah kelahirannya, tidak dirayakan secara meriah seperti setahun yang lalu. Sekedar membagi-bagikan makanan ke semua sanak keluarga yang ada di semarang, berupa nasi kuning buatan nenek arya. Papa memberikan sebuah Al-Qur’an digital yang disambut dengan antusias karena dianggapnya mainan. Namun, setelah diperdengarkan padanya melalui earphone segera dia tersenyum dan mengarahkannya kepada telinga papa. Diusia kedua ini, hadiah dari mama yang harus arya laksanakan adalah lepas dari asi. Karena mama telah melengkapkan pemberian selama dua tahun, mau tidak mau arya harus mulai semakin terbiasa dengan susu kemasan yang dari dulu arya tidak suka apapun merek dan rasanya. Read more

Gempa 27 Mei 2006, Yogyakarta

Segalanya milik Alloh Yang MAha Kekal lagi Maha Sempurna, hanya karena NYA lah aku masih bisa berdiri lagi masih bisa mengirimkan salam via weblog ini. Tiada kekuatan serta daya upaya yang dapat aku perjuangkan dalam menghindari getaran demi getaran yang kualami.
Pagi 05.40 langit tampak cerah lagi memberi semangat, namun aku terbangun bukan oleh siulan merdu burung piaraan tetanggaku. Ada panggilan memanggilku kala itu “tuuttt…..tutttt….” dua kali dan membuat aku terpaksa beranjak dari empuknya kasur. Ketika setengah sadarku mencoba beranjak dengan malas, kulihat tiada siapapun disana. Namun menit-menit berikutnya suasana berubah dahsyat tak terkira, bumi ini bergoncang hebat. Aku tak kuasa bergerak, dan hanya berucap keras Innalillahi wa innaillaihi rojiun dan Allohu Akbar . Kuambil dompet, uang, cincin nikah yang tak pernah kupakai dan handphone nokia 6100. Aku berniat turun dari lantai dua namun Alloh terus mengguncangkan bumi ini, hingga beberapa kali aku tak kuasa terjatuh.
Selamat dari situ aku sudah berucap syukur dan mencari tahu apa yang terjadi, setelah jelas aku mandi untuk membersihkan diri. Selesai mandi ada tetangga yang teriak histeris, akan ada tsunami dia bilang. Sungguh aku tak habis pikir info darimana, tapi dia menangis aku coba menenangkannya dan berusaha memberinya gambaran bahwa semua ini takdir dari Alloh sudah semestinya kita ingat diri sendiri dan berusaha menyelamatkan diri jangan hanya menangis. Akhirnya beliau ikut kemanapun aku pergi, sampai aku tawarkan tinggal dirumahku yang di semarang tapi dia enggan.
Introspeksi dirilah wahai diriku, sahabatku, adikku, orangtuaku dan semua warga yogyakarta. Betapa gempa ini bisa engkau perhitungkan karena ilmu Alloh SWT, hakikatnya peringatan atas buruknya moral kita semua. Ini baru sedikit ujian yang Alloh berikan, bagaimana jika negara ini di luluhlantakkan sebagaimana kisah-kisah dalam Al-Qur’an. Maksiat dibela dan orang yang mengikuti Qur’an – Hadist dihina, sungguh bangsa ini sudah keterlaluan.

Cuaca Yogyakarta dan Flu Sekeluarga

Kami offline cukup lama, kebetulan kami sekeluarga terserang flu hampir secara bersamaan dan kurun waktu yang cukup lama juga. Sampai tulisan ini dibuat pun saya masih flu berat dan arya masih batuk kering. Serangan ini bertubi-tubi jika hawa dingin datang, kasihan melihat arya yang memerah mukanya saat terbatuk. Iklim yogya memang cukup bagus untuk bakteri dan virus menyebar, hawa panas lembah merapi turun ke daerah sekitar. Cuaca hujan dibarengi angin panas membuat imun seseorang menjadi lemah, kurang lebih 1-2 bulan masa ini cuacanya memang tidak mengenakkan. Ketika datang ke dokter edhi dharma, disana aku menyaksikan cukup banyak anak yang terserang flu dan batuk. Kasihan semuanya pucat dan badannya lemah menahan sakit yang sulit mereka ucapkan dalam bahasa orang dewasa. Arya sendiri susut turun begitu drastis, persis seperti sakit yang dahulu dia derita, begitu kurus dan loyo. Read more

Trik Menarik Minat Baca Balita

Orang tua akan merasa bangga jika anaknya termasuk dalam kategori “cerdas”, setiap orang akan menyanjung tidak hanya anak tersebut tentunya orang tua juga. Definisi cerdas disini luas sekali pengertiannya dalam lingkup positif tentunya, yang jelas ia dengan mudah tanggap terhadap berbagai masukkan dan membutuhkan logika serta nalarnya. Orangtua bisa saja membuat atau membentuk kepandaian seperti yang diinginkan orangtuanya melalui lembaga-lembaga pendidikan atau taman bermain. Tapi jangan salah pembentukkan kepribadian atau moral yang baik tidak akan mudah didapat tanpa peran serta orang tuanya. Dengan pembetukan kepribadian yang baik, Insya Alloh pembentukan kecerdasan anak lebih mudah. Sebab kepribadian tersebut akan membentuk jiwanya menjadi rapi, mencari jawaban sebab akibat, suka kebersihan, tertata dan logis. Read more

Gejala Demam Berdarah

Saat kaki bergetar
Dan tangan tanpa daya
Tubuh lunglai dalam gerak
Hanya mata hati berbicara
Sulit beranjak mensucikan diri
Berat tengadahkan keduanya
Gemeretak suara tulang bernyanyi
Tersungkur menghunus sujudku
Sang angkara bersemayam ditubuh
Mengoyak doaku pada Mu
Mempersulit pensucian tubuhku
Memperlemah kuda-kudaku
Kemudahan selalu datang
Debu mengiringi bersuci
Berbaring kusebut nama Mu
Wahai Rab Yang Gagah Perkasa
Wahai Tuhan Yang Tak Mati
Wahai Khalik yang tak beranak pinak
Wahai Alloh Yang Maha Sempurna
Aku takut amalku belum cukup
Dosaku setinggi gunung menjulang
Amalku hanya satu pasir didasar lautan
Panggillah aku Ya Alloh
Saat Mudah bagiku mengingat Engkau
Wahai Tuhan Yang Tak Penah Lupa
Bait puisi yang kubuat saat mengalami sakit gejala demam berdarah 25 februari 2006 – 1 maret 2006, rasanya begitu tidak karuan. Tensi darah naik turun secara drastis, suhu tubuh tinggi, pusing tak berujung dan tulang belulang kaku sakit saat digerakkan. Rawat jalan dari RS. Sardjito Yogyakarta memberikan aku beberapa obat dosis tinggi, akibatnya dag-dig-dug suara dadaku. Istriku menjemput untuk di gelandang ke semarang, sama sekali aku tidak banyak gerak kecuali sesekali menanggapi panggilan arya dan melaksanakan ibadah. Saat panas naik begitu tinggi, seperti ada yang menghampiriku untuk pergi. Semoga ia hanyalah setan dan semoga saatnya nanti malaikat pencabut nyawa membawaku saat mudah bagiku mengucapkan tiada Tuhan selain Alloh dan Muhammad adalah RasulNya. Ini bukan dibesarkan atas penyakit yang sepele, karena maut dapat menjemput kapanpun sekehendak Alloh SWT sedangkan kita masih dalam keadaan merugi. Semoga kita dijauhkan dari hal yang sedemikian.

Perkembangan Arya

Dari waktu kewaktu kami memperhatikan tingkah laku arya, deimikian pula ia perhatikan apa yang kami lakukan. Maha Sempurna Alloh yang menciptakan manusia dengan bentuk yang sebaik-baiknya sesuai yang Dia kehendaki. Mengulang kembali semasa hamil, tiap pulang kerja ataupun subuh berlalu selalu kudendangkan sholawat nabi dan badar. Karena kutakut keturunanku terlahir segera mendengar lantunan mengajak maksiat, karena kami menginginkan keturunan yang selalu dihatinya ada Alloh SWT dan Muhammad SAW serta kami menginginkan darah dagingnya tercurah ilmu tauhid sepanjang masa. Saat terlahir melalui bedah kehamilan (ampuni kami ya Alloh jika cara ini termasuk dalam dosa), kami menyambutnya dengan hamdallah diiringi tangis kebahagiaan. Read more

Selamat Tahun Baru 2006

Selamat menyongsong tahun baru 2006, semoga sukses selalu dan lebih baik dari tahun sebelumnya.Happy new year 2006, nothing can happened without Alloh SWT. Hope everything will be find and always get success.Hiatus Mode for a while