Cara Menghitung Pesangon PHK dan Hutang

Berdasarkan Undang-Undang Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2003 selaku karyawan yang telah di angkat tetap mendapatkan Hak atas Masa Kerjanya disebut sebagai Pesangon serta Uang Jasa Karyawan kena PHK. Sebagai pembuka saya membahas mengenai jenis karyawan yang terkena PHK adalah mereka:

  1. Melanggar peraturan dari perusahaan atau mangkir
  2. Melanggar hukum yang berlaku pada NKRI
  3. Perusahaan tidak meneruskan tenaganya


Nah kini saya coba buatkan tools sederhana dari Microsoft Excel untuk anda, hanya saja untuk menghindari kesalahpahaman, saya menganulir uang penghargaan karena besarnya dapat variatif tergantung dengan sisa cuti, uang kesehatan, jasa perusahaan dan lain sebagainya yang bisa anda lihat di UU no 3 tahun 2003. Namun tools ini paling tidak sudah mewakili peraturan tersebut, sehingga dengan mudah kita mengira-ira berapa yang akan kita terima dari perusahaan.
Untuk menghindari hal-hal yang dianggap provokatif, saya menyertakan peraturan undang-undang yang berlaku hingga tulisan ini saya buat. Tools ini juga saya lengkapi dengan alat penghitung hutang dengan bunga flat, semuanya sudah saya permudah, namun untuk suku bunga non-flat saya tidak masukkan. Alat hitung hutang berbunga ini bagi anda yang menyukai hutang dengan renternir atau bank hehehheehhe.
Download UU No. 13 tahun 2003
Download Alat Hitung Pesangon PHK
Yang anda isi untuk mengetahui pesangon anda:

  • Gaji dan Masa Kerja saja
  • Yang anda isi untuk mengetahui Cicilan Hutang anda:

  • Nilai Hutang, Besarnya bungan dalam persen dan berapa tahun
  • Semoga bermanfaat, oya jangan lupa dukung Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia ๐Ÿ™‚

    41 replies
    1. tonykoes
      tonykoes says:

      Wah… jangan-jangan yang punya Blog ini dah pernah kasih PHK orang… ๐Ÿ™‚
      Memang seyogyanya pesangon harus dibayarkan, karna itu merupakan hak pekerja..
      pututik: waduh kok jadi tersangka malahan

      Reply
    2. Sukadi
      Sukadi says:

      kalau hitung-hitungan ini diberlakukan oleh perusahaan2 yang mem-PHK karyawannya, mungkin tak banyak korban PHK yang berdemo ๐Ÿ˜€
      pututik: relatif pak sukadi, kita mah seringnya kurang terus kalo lebih diem hehehhehehe

      Reply
    3. zee
      zee says:

      Mudah2an sih gak kena PHK. Kalau mengundurkan diri bagaimana? Ada uang jasa juga?
      Btw apa hubungannya postingan ini dengan SEO Toyota?
      pututik: mengundurkan diri sepertinya tidak termasuk deh, artikel ini nggak ada hubungannya dengan SEO Award 2010 ๐Ÿ™‚

      Reply
    4. achoey
      achoey says:

      saya pernah melakukan PHK sekali pada kru kedai sederhana saya
      Moga tidak bertentangan dengan perundang2an yg berlaku ๐Ÿ˜€
      pututik: semoga saja mas dan yang terpenting adalah silaturahmi bisa tetap terjalin

      Reply
    5. TuSuda
      TuSuda says:

      Kalau rumusan ini diterapkan dengan baik, maka tidak ada pihak pegawai maupun perusahaan yang akan dirugikan.
      pututik: pemerintah dalam hal ini pengadilan serta depnaker harus jujur adil menerapkan hukum yang berlaku

      Reply
    6. DikMa
      DikMa says:

      laaa, saya aja belum keluar2 nih uang pesangon.
      wah, bisa jadi referensi nih, ..
      thanks sob
      pututik: hehhehe, ini juga kalo perusahaannya jujur. kalo perusahaannya bilang pailit ya wassalam apalagi di acc oleh pihak tertentu dengan niat jahat

      Reply
    7. soe
      soe says:

      ngeri juga kalau sempat di PHK, paling tidak itu adalah mimpi buruk… paling buruk sepanjang masa
      pututik: tidak juga soe, kalau ternyata perusahaan tidak melanjutkan tenaganya karena pailit mau dikata apa.

      Reply
    8. ridu
      ridu says:

      yay! pas banget tadi abis belajar MSDM lho pak ๐Ÿ˜€ makasih linknya ๐Ÿ˜€
      pututik: kayaknya ridu beranjak ke system ketenagakerjaan ya, mau jadi HRD hihihihhihi

      Reply
    9. Dian
      Dian says:

      Wah… topik yg sangat dalam dan sensitif buat saya nih, yg lagi menjadi pencari kerja ๐Ÿ™‚
      pututik: tenang kisanak, yang terpenting adalah prestasi yang bisa kita jadikan senjata

      Reply
    10. rakha'
      rakha' says:

      semoga saja saya tidak di PHK amin,,,,,terimakasih telah berkunjung sob,,,,,,salam kenal dan salam persohiban,,,linknya sudah saya pasang,monggo silahkan di cek
      pututik: terimakasih atas kunjungannya

      Reply
    11. Jeprie
      Jeprie says:

      Info menarik bagi para pekerja. Saya saat ini freelance jadi menggunakan cara yang berbeda.
      pututik: hahahahha, sayangnya freelance tidak termasuk disini ya mas. cara berbeda karena pendapatan juga lebih beda

      Reply
    12. tomi
      tomi says:

      itu apakah untuk yg pegawai negeri /bumn?
      kalau swasta keliatannya enggak gt ya pak?
      pututik: swasta pun hampir sama mas yang penting PP sudah terdaftar di depnaker

      Reply
    13. Made Suardita Ganteng
      Made Suardita Ganteng says:

      Mas Putut,, berapa persen akurasi perhitungan ini?
      pututik: keakuratannya sesuai dengan UU th 2003 90% tapi kalo PP gak tau dah tergantung perusahaannya

      Reply
    14. Wong darjo
      Wong darjo says:

      Permissii….!! Mau tanya niih….
      Sudah 5 tahun saya menjadi karyawan ttp d prusahaan swasta bergaji umr “ sidoarjo.
      Seumpama ada phk.. Berapa pesangon yg saya trima..??
      Atas petunjuknya saya haturkan banyak terimakasih.
      pututik: mohon dibaca terhadap peraturan pemerintah yang ada dan kesepakatan kerja yang berlaku di lokasi anda bekerja

      Reply
    15. iman
      iman says:

      Om Putu,
      mo tanya nih, kalo masa kerja 2,5 thn, dengan kondisi tahun pertama sebagai karyawan kontrak lalu diangkat sebagai karyawan tetap selama 1,5 tahun berikutnya, bagaimana ya cara penghitungannya?
      Thanks u/ infonya ya.
      pututik: tergantung perjanjan pekerja dan pengusaha sebelumnya, akan dihitung atau tidak

      Reply
    16. ayu
      ayu says:

      Pagi , minta tolong hitungin pesangon untuk kasus sbb:
      Karyawan A bekerja di perusahaan B sejak Mei 2010, Pada pertengahan bulan ini saya anggap mengundurkan diri karena tidak kooperatif dan sering mangkir.Berapakah besaran pesangon yang harus saya berikan.Bagaimana dengan hutang karyawan tersebut?Apakah bisa langsung dipotong?Terima kasih sebelumnya

      Reply

    Leave a Reply

    Want to join the discussion?
    Feel free to contribute!

    Leave a Reply to zee Cancel reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *