Mohon Maaf Lahir Batin

Dengan menyebut nama Allah, zat Yang Maha Sempurna
Ramadhan akan berlalu berganti dengan Syawal
Hati ini masih perlu gemblengan iman
Raga ini tetap butuh olah Islam
Kuingin bekas Ramadhan terpatri dalam jiwa
Menegakkan kewajiban dengan berjamaah
Menegakkan sunnah dengan keteguhan
Membakar maksiat dengan ibadah
Memburu nafsu yang amanah
Ya Allah, Zat Yang Maha Sempurna
Ya Allah, ijinkan aku bertemu Ramadhan kembali
Ya Allah, kuatkan kami dalam ibadah
Ya Allah, jauhkan kami dari maksiat
Ya Allah, jauhkan kami dari siksa kubur
Ya Allah, hindarkan kami dari rasa kufur
Ya Allah, terimakasih atas kesehatan ini
Kami butuh pemimpin yang amanah
Kami butuh ulama yang alim dan cerdas
Kami butuh hakim yang adil
Kami butuh umat yang mau belajar
Al Qur’an dan Hadist dekatilah
Jauhi bacaan atau tontonan tanpa berkah
Kapan Doa kita ijabah jika tanpa amanah
Mohon Maaf Lahir dan Batin

Jangan Sedih Anakku

Apa yang akan kutulis jika kubaca artikel arya, sudah beberapa waktu setelah aku pulang dari semarang terasa gundah. Tidak lain karena ananda arya hingga sekarang tidak mau menegurku seperti waktu-waktu sebelumnya. Karena kesalahan yang sangat peka menurutnya, yaitu “papa bohong nggak jadi ngajak arya jalan-jalan”. Disatu sisi aku harus menyelesaikan bolak-balik urusan antara semarang dan solo, disisi lain ternyata momen yang begitu penting bagi anakku ternyata kandas tidak sesuai harapannya.
Betapa egoisnya aku, Nak insya Alloh, papa pulang idul fitri ini. Semoga bisa menyembuhkan rasa kangenmu yang terabaikan dan mama tolong ajak arya dalam kegembiraan yang tidak membuatnya benci pada papanya ini.