Gempa 27 Mei 2006, Yogyakarta

Segalanya milik Alloh Yang MAha Kekal lagi Maha Sempurna, hanya karena NYA lah aku masih bisa berdiri lagi masih bisa mengirimkan salam via weblog ini. Tiada kekuatan serta daya upaya yang dapat aku perjuangkan dalam menghindari getaran demi getaran yang kualami.
Pagi 05.40 langit tampak cerah lagi memberi semangat, namun aku terbangun bukan oleh siulan merdu burung piaraan tetanggaku. Ada panggilan memanggilku kala itu “tuuttt…..tutttt….” dua kali dan membuat aku terpaksa beranjak dari empuknya kasur. Ketika setengah sadarku mencoba beranjak dengan malas, kulihat tiada siapapun disana. Namun menit-menit berikutnya suasana berubah dahsyat tak terkira, bumi ini bergoncang hebat. Aku tak kuasa bergerak, dan hanya berucap keras Innalillahi wa innaillaihi rojiun dan Allohu Akbar . Kuambil dompet, uang, cincin nikah yang tak pernah kupakai dan handphone nokia 6100. Aku berniat turun dari lantai dua namun Alloh terus mengguncangkan bumi ini, hingga beberapa kali aku tak kuasa terjatuh.
Selamat dari situ aku sudah berucap syukur dan mencari tahu apa yang terjadi, setelah jelas aku mandi untuk membersihkan diri. Selesai mandi ada tetangga yang teriak histeris, akan ada tsunami dia bilang. Sungguh aku tak habis pikir info darimana, tapi dia menangis aku coba menenangkannya dan berusaha memberinya gambaran bahwa semua ini takdir dari Alloh sudah semestinya kita ingat diri sendiri dan berusaha menyelamatkan diri jangan hanya menangis. Akhirnya beliau ikut kemanapun aku pergi, sampai aku tawarkan tinggal dirumahku yang di semarang tapi dia enggan.
Introspeksi dirilah wahai diriku, sahabatku, adikku, orangtuaku dan semua warga yogyakarta. Betapa gempa ini bisa engkau perhitungkan karena ilmu Alloh SWT, hakikatnya peringatan atas buruknya moral kita semua. Ini baru sedikit ujian yang Alloh berikan, bagaimana jika negara ini di luluhlantakkan sebagaimana kisah-kisah dalam Al-Qur’an. Maksiat dibela dan orang yang mengikuti Qur’an – Hadist dihina, sungguh bangsa ini sudah keterlaluan.

Training New Product Nokia. Surabaya 22-24 mei 2006

Lepas selama 4 hari saya di kota Surabaya untuk mengikuti training produk baru dan bahkan yang akan datang. Seri Nokia N91, N92, N93 dan teknologi DVB-H menyedot perhatian saya lebih dalam untuk memahaminya. Seri lain tidaklah begitu istimewa seperti ke 4 produk tersebut sebelumnya. Tingkat kesulitan bertambah seiring dengan kemajuan teknologi dan pelayanan kualitas untuk produk high-end nokia di pasar global. Disini sedikit penguraian produk mungkin bermanfaat bagi anda yang sempat membacanya dan ada referensi situs-situs bagus lainnya untuk pendalaman teknologi DVB-H.
Seri N91 dengan HDD sebesar 4G merupakan teknologi mini hardisk yang unik, memiliki fitur utama sebagai hp multimedia audio viedo system. Teknologi audio streamingnya sangat bagus menggelegar jika menggunakan headphone berkualitas. Elegan desainnya, namun memiliki ukuran berat setara dengan communicator 9210i/9500. HDD memiliki proteksi getaran yang mana ia akan cutt off sampai getaran kuat mereda sehingga pringan hardisk tidak cepat rusak. Display tidak begitu bagus dan hasil kamera relatif biasa karena ia ingin menonjolkan kualitas audio yang semakin bagus.
Seri N92 merupakan teknologi lanjutan dari Nokia 7700 (technical pilot tidak jadi launch 2004) dan Nokia 7710 (commercial product test launch 2005). Seri ini merupakan seri Nokia pertama yang memasukkan teknologi DVB-H, apa itu DVB-H akan diuraikan di bagian lain. Produk yang entah kapan diluncurkan mengingat teknologinya baru disupport beberapa negara maju saja dan tentunya hal ini akan merugikan jika produksi dilanjutkan tanpa dukungan dari vendor. Melihat protype dan saat melakukan ujicoba memang handphone seri ini memiliki keunikan tesendiri dengan kelengkapan inrface komplit seperti USB(pop port), IrDa(infra merah), Bluetooth, WLAN dan DVB-H. Bentuknya yang calmshell semi laptop namun bongsor lagi lebar membuatnya kurang menarik bagi individu yang suka segalanya praktis. Tapi bagi yang tertarik teknologi ia bisa jadi referensi, tapi jangan harap dalam waktu dekat kita bisa gunakan fitur DVB-H di Indonesia. Memiliki dua kamera dan dua tampilan layar sehingga memungkinkan kita beinteraksi via webcam, kalau disupport tentunya.
Seri N93 sebenarnya teknologi lanjutan dari N90, dengan tambahan fitur analog video output via pop port yang akan menampilkan hasil rekaman atau video di layar televisi melalui kabel khusus. Memiliki kamera dengan ukuran 3,18 Mpixel (diproduksi tertulis 3,2 Mpixel) 3x manual zoom dan 20x digital zoom, selain itu memiliki dua mic untuk tujuan stereo audio output dan berbagai fitur standard lain. Diharapkan pengguna mempelajari buku panduan terlebih dahulu sebelum menggunakan, kebanyakan kasus pengguna di Indonesia enggan membaca buku panduan sehingga terjadi salah kaprah dalam mengartikan teknologi dalam handshetnya.
Mulailah kita membahas tentang DVB-H secara sederhana, DVB-H singkatan dari Digital Video Broadcast Height jalur video digital versi h. Teorinya bahwa signal yang dikirimkan dan diolah adalah murni digital disamping sinyal pembawa GSM. Tidak seperti jaringan televisi digital sebelumnya (indovision, telkomvision dll) yang penyampaiannya secara mendatar (teresterial – T), teknologi ini memiliki lebar bandwith yang lebih baik. Kita bisa asumsikan jika 1 jalur mampu menangani 8 atau 16 kanal, berarti 2 pangkat 8 atau 2 pangkat 16 hitungan customer bisa kita layani setiap jalurnya. Sungguh irit dan efektif apalagi hitungan kanalnya lebih pasti, sesuai deret digital yang berlaku yaitu “ya” atau “tidak”. Kita tidak perlu dekoder karena dengan teknologi hp DVB-H semua proses coding-decoding data dilakukan oleh sebuah prosessor khusus dalam hp. Layanan televisi digital ini tergantung pihak penyelenggara bagaimana tata caranya, tapi bisa saya gambarkan bahwa nantinya akan ada slide iklan tentang film tertentu jika kita tertarik kita harus membayar setiap layanannya. Setelah pembayaran selesai (bisa potong pulsa atau langganan) kita diberi kode kunci berdasar nomor imei hp, setelah semua terlaksana film dapat diputar dengan kualitas teknologi digital yang jernih. Entah kapan teknologi ini di support operator kami belum tahu…..

Mobile Phone vs Operator

Tampaknya Nokia tidak main-main dalam menancapkan kuku kebesaran terhadap produk mobile phonenya. Terbukti hampir semua produk, segmen, pangsa pasar dan teknologi di renggut vendor ini. Mereka merubah jenis mobile phone dengan sebutan N dan E, keduanya membedakan fungsi dan kebutuhannya tergantung seri yang kita dapat. Fitur kedepan seperti full multimedia, full office, wcdma, egrps dan big storage mulai ditunjukkan. Bentuk unik lagi rumit didesain sedemikian rupa hingga hanya mereka yang ahli saja sanggup membukanya. Jenis bahan yang di pakai pada chase pun dirubah, hingga para penjiplak produk semakin tertinggal jauh.
Dampaknya tentu ada positif tentu ada sisi negatifnya juga. Sisi positifnya setiap individu dapat memilih sesuai dengan pribadi masing-masing, budget berdasar kemampuan dan privacy yang diinginkan. Sisi negatifnya ternyata lebih banyak masyarakat dipusingkan produk nokia begitu banyak, pemahaman kurang, programmer di push sehingga kualitas software yang dipasarkan kadang kurang sempurna, teknisi dituntut menguasai setiap produk yang datang, jenis part berbagai macam bisa-bisa service centre seperti pabrik dan yang terakhir operator di Indonesia selalu tertinggal mensupport teknologi baru. Nah yang terakhir ini membuat pusing service centre karena jika no signal yang disalahkan pasti mobile phone, padahal bisa jadi cross teknologi penyebabnya contoh kasus EDGE beberapa waktu berlalu dengan Telkomsel dan Excelcomindo (sekarang pro xl) yang menyebabkan mobile phone restart atau no signal.
Kini teknologi wcdma sedang ujicoba dan banyak sekali operator GSM perang tarif, yang diuntungkan customer. Dibalik itu sejak 2 minggu belakangan banyak customer yang mengeluhkan hpnya tidak bisa dihubungi. Tapi kalau kartu dipindah ke hp lain bisa dihubungi dan bisa untuk ngirim sms, apa yang anda pikirkan pertama kali, HPku rusak!! Nah, ini yang membuat rancu customer. Sebagai orang awam mereka tidak salah, tapi tidak menerima keterangan kami itu yang sering dirasakan. Tentu mereka punya alibi, hp lain atau sudah kepihak operator dan mereka menyatakan tidak apa-apa.
Penjelasan singkat kurang lebih demikian, kasus ini terjadi sebenarnya CCID/MSID/IMEI (meskipun ketiganya berbeda) tidak tercover ulang proses umpan baliknya oleh operator akibat bandwith atau luas jalur yang dipersempit karena ujicoba product baru operator. Jika demikian akan banyak customer mengalami blankspot sesaat, meskipun sinyal ada tapi bts atau relay menyatakan nomor tersebut tidak dalam jangkauan. Inilah sebabnya ketika kita matikan terus ganti handphone ada sms masuk atau telpon masuk, sebenarnya cukup dimatikan sebentar ulangi saja sudah cukup handphone akan berjalan dengan normal. Kasat mata handphonelah yang rusak, tapi paling tidak penjelasan sedikit tadi bisa sebagai pencerahan bagi kita. Semoga kedepan baik operator maupun vendor handphone siap secara bersama-sama menyuguhkan fitur baru tanpa terjadi miss teknologi.

Hidup Untuk Makan

Sebuah kalimat yang mudah dicerna tapi mungkin enggan menelaah maksud didalamnya. Kata demi katanya sangat mudah dipahami oleh siapapun yang membacanya. Dimana kalimat hidup untuk makan menggambarkan perilaku manusia sebagai obyek pelaku mengejar segala sesuatu di dunia ini hanya sebatas mengurusi kepuasan dan urusan perut saja. Pikiran telah masyuk oleh kenikmatan sesaat yang mengenyangkan ususnya. Lambat namun pasti akibat hal ini pelaku akan selalu mencari cara atau tempat dimana dia bisa mendapatkan makanan empuk yang diinginkannya. Sungguh sangat mudah didapati orang-orang sedemikian ini dan sulitnya ber amar ma’ruf nahi munkar bersama mereka.

Read more