Training New Product Nokia. Surabaya 22-24 mei 2006

Lepas selama 4 hari saya di kota Surabaya untuk mengikuti training produk baru dan bahkan yang akan datang. Seri Nokia N91, N92, N93 dan teknologi DVB-H menyedot perhatian saya lebih dalam untuk memahaminya. Seri lain tidaklah begitu istimewa seperti ke 4 produk tersebut sebelumnya. Tingkat kesulitan bertambah seiring dengan kemajuan teknologi dan pelayanan kualitas untuk produk high-end nokia di pasar global. Disini sedikit penguraian produk mungkin bermanfaat bagi anda yang sempat membacanya dan ada referensi situs-situs bagus lainnya untuk pendalaman teknologi DVB-H.

Seri N91 dengan HDD sebesar 4G merupakan teknologi mini hardisk yang unik, memiliki fitur utama sebagai hp multimedia audio viedo system. Teknologi audio streamingnya sangat bagus menggelegar jika menggunakan headphone berkualitas. Elegan desainnya, namun memiliki ukuran berat setara dengan communicator 9210i/9500. HDD memiliki proteksi getaran yang mana ia akan cutt off sampai getaran kuat mereda sehingga pringan hardisk tidak cepat rusak. Display tidak begitu bagus dan hasil kamera relatif biasa karena ia ingin menonjolkan kualitas audio yang semakin bagus.

Seri N92 merupakan teknologi lanjutan dari Nokia 7700 (technical pilot tidak jadi launch 2004) dan Nokia 7710 (commercial product test launch 2005). Seri ini merupakan seri Nokia pertama yang memasukkan teknologi DVB-H, apa itu DVB-H akan diuraikan di bagian lain. Produk yang entah kapan diluncurkan mengingat teknologinya baru disupport beberapa negara maju saja dan tentunya hal ini akan merugikan jika produksi dilanjutkan tanpa dukungan dari vendor. Melihat protype dan saat melakukan ujicoba memang handphone seri ini memiliki keunikan tesendiri dengan kelengkapan inrface komplit seperti USB(pop port), IrDa(infra merah), Bluetooth, WLAN dan DVB-H. Bentuknya yang calmshell semi laptop namun bongsor lagi lebar membuatnya kurang menarik bagi individu yang suka segalanya praktis. Tapi bagi yang tertarik teknologi ia bisa jadi referensi, tapi jangan harap dalam waktu dekat kita bisa gunakan fitur DVB-H di Indonesia. Memiliki dua kamera dan dua tampilan layar sehingga memungkinkan kita beinteraksi via webcam, kalau disupport tentunya.

Seri N93 sebenarnya teknologi lanjutan dari N90, dengan tambahan fitur analog video output via pop port yang akan menampilkan hasil rekaman atau video di layar televisi melalui kabel khusus. Memiliki kamera dengan ukuran 3,18 Mpixel (diproduksi tertulis 3,2 Mpixel) 3x manual zoom dan 20x digital zoom, selain itu memiliki dua mic untuk tujuan stereo audio output dan berbagai fitur standard lain. Diharapkan pengguna mempelajari buku panduan terlebih dahulu sebelum menggunakan, kebanyakan kasus pengguna di Indonesia enggan membaca buku panduan sehingga terjadi salah kaprah dalam mengartikan teknologi dalam handshetnya.

Mulailah kita membahas tentang DVB-H secara sederhana, DVB-H singkatan dari Digital Video Broadcast Height jalur video digital versi h. Teorinya bahwa signal yang dikirimkan dan diolah adalah murni digital disamping sinyal pembawa GSM. Tidak seperti jaringan televisi digital sebelumnya (indovision, telkomvision dll) yang penyampaiannya secara mendatar (teresterial – T), teknologi ini memiliki lebar bandwith yang lebih baik. Kita bisa asumsikan jika 1 jalur mampu menangani 8 atau 16 kanal, berarti 2 pangkat 8 atau 2 pangkat 16 hitungan customer bisa kita layani setiap jalurnya. Sungguh irit dan efektif apalagi hitungan kanalnya lebih pasti, sesuai deret digital yang berlaku yaitu “ya” atau “tidak”. Kita tidak perlu dekoder karena dengan teknologi hp DVB-H semua proses coding-decoding data dilakukan oleh sebuah prosessor khusus dalam hp. Layanan televisi digital ini tergantung pihak penyelenggara bagaimana tata caranya, tapi bisa saya gambarkan bahwa nantinya akan ada slide iklan tentang film tertentu jika kita tertarik kita harus membayar setiap layanannya. Setelah pembayaran selesai (bisa potong pulsa atau langganan) kita diberi kode kunci berdasar nomor imei hp, setelah semua terlaksana film dapat diputar dengan kualitas teknologi digital yang jernih. Entah kapan teknologi ini di support operator kami belum tahu…..

One thought on “Training New Product Nokia. Surabaya 22-24 mei 2006

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *