PUTUTIK NETWORK

Blogging, Travelling, SEO and Monetizing

Taman Primata Schmutzer Ragunan

Pintu masuk schmutzerTujuan wisata kali ini adalah tempat favorit kami sekeluarga yaitu Ragunan, biasanya mama memang sepertinya tiap hamil lebih suka jalan-jalan. Di hamil ketiganya ini sama, ia ingin mengajak anak-anak ke kebun binatang selain memperkenalkan Aira dengan binatang sebagaimana kakaknya dulu arya, juga sarana mama berolahraga.

Sedikit special kunjungan kali ini karena ternyata mama sudah mentarget sejak lama ingin masuk ke pusat taman primata schmutzer. Tapi bagi yang belum tau ragunan, kebun binatang ini terbilang sangat luas dan dipenuhi oksigen dari rindangnya pepohonan tua. Jadi tiap ke taman binatang ragunan, kami tidak pernah benar-benar bisa mengelilingi sampai full. Maklum sebagai suami yang baik plak, lebih memperhatikan kondisi istri daripada hewan-hewan yang ada disana…. Ya iyalah.

Pintu Masuk Kebun Binatang RagunanSeperti biasa juga kami layaknya artis ketika masuk melalui pintu belakang, banyak paparazzi yang memotret 3 – 5 kali pose secara gratis, pulang sudah dicetakin, baik bener kan mereka? Kalau mau ambil photonya ya bayar aja sekitar 10ribu sampai 25rb tergantung bagaimana anda melakukan negosiasi. Toh mereka juga nggak mungkin nyimpen photo kita, kecuali factor menarik perhatian sang photographer.

Saat tiba di sambut lalu lalang dokar atau kereta kuda yang menyebabkan aira dan arya merengek minta naik. Selain itu kesempatan juga, daripada capek dengan bayak Cuma 10rb kita dapat mengelilingi setengah ragunan dengan cepat. Tinggal duduk enak tanpa melihat hewan lebih detail, saking senangnya Aira minta berdiri dekat pak kusir yang sendang mengendalikan kuda supaya baik jalannya.. tuk tik tak tik tuk tik tak tik tuk hayah…

Naik Kereta KudaSetelah mama memberi kode untuk ke pusat primate, akhirnya dengan sedikit antri sekita 20 menit kita mendapatkan tiket masuk dan melakukan acara narsis didepan pintu masuk wahana gorilla ini. Lihat saja digambar tersebut beberapa orang memperhatikan bagaimana seorang ayah bersama dua anaknya sedang bergaya. Awalnya aira senang sekali di pelataran pintu masuk, tapi begitu mulai naik ketangga ia mulai merengek minta pulang, padahal ia di gedong πŸ™‚ . Oya untuk masuk ke dalamnya kita harus melalui beberapa anak tangga, kemudian pada beberapa lajur kita akan lewat seperti di jembatan pindah busway tapi bangunannya kokoh. Dari situ karena posisinya diatas kita bisa melihat dengan jelas aktifitas primata raksasa disana. Kemudian turun deh untuk melihat lebih dekat bagaimana mereka jadi tontonan. Ada beberapa penjelasan mengenai sejarah pendirian taman tersebut serta hewan-hewan yang ada disana namun saya tidak memperhatikan detailnya.

Gorilla sejenis primataBoleh dibilang monyet, kera maupun gorilla yang ada didalam ini lebih terawat ketimbang di ragunan itu sediri, Karena nyonya Schmutzer dalam beberapa madding disana memang mendedikasikan waktunya untuk dapat melestarikan para primate. Karena begitu cintanya terhadap primate tersebut waktunya dihabiskan untuk bereksperimen mengenai kehidupan hewan cerdas ini. Jangan takut kehausan karena ada air minum pancur, tapi saya sempet kaget karena air yang keluar setelah saya tampung di tangan kurang bersih.

bermain bersama anak-anakYang agak kurang mengenakkan ketika mama sudah kelelahan serta respon hidungnya kuat menolak bau kotoran disana. Yah memberi pengertian anak-anak untuk menyudahi acara dan istirahat. Tapi namanya bocah pengennya tetep aja lari sana-lari sini, dengan semangat aku sambut permainan mereka sambil memperhatikan mama tutik. Disaat momen asyik kami bercanda mamatutik mengambil gambar dan video, eh ternyata baterainya abis, sekian πŸ˜€

15 Comments

Add a Comment
  1. sya juga sering kesana bersama keluarga terutama sekali bila liburan sekolah…

    1. yuk kapan-kapan bareng kesana πŸ˜€

  2. hiburan yang murah meriah anak anak senang liat hewan..dan kaki pegal setelahnya πŸ˜€

    mamah tutik kuat yah sedang hamil mengitari ragunan? hebat..

    dan musium primata ini cukup enak tempatnya πŸ™‚

    **trimakasi sudah singgah ke hutan πŸ™‚

    1. hihihihi, mana kuwat wi3nd, orang hanya di seputaran situ aja udah berhenti jadi cuma di schumtzer aja nggak kemana2

  3. Mungkin ada 2o tahun-an saya nggak pernah ke kebun binatang….cuma taman safari 3 tahun yang lalu….

    1. dikebun binatang kita bisa perhatikan bagaimana pengelola merawat satwa yang ada

  4. Saya belum pernah ke Ragunan mas.
    Kayaknya emang asik ya, apalagi sama keluarga gitu πŸ˜€
    Kirain saya fotonya gratis, udah termasuk dalam biaya masuknya, hihihi πŸ˜€

    1. tempat yang paling deket buat kami sekeluarga, jadi kalo mau olahraga sehat dengan oksigen alami yang banyak ya di ragunan πŸ˜€
      Kalo masalah foto beneran gratis kok, ngambilnya yang bayar hehehhehe

  5. kebetulan saya jg kesana beberapa bulan lalu mas.. ragunan itu tempat wisata yg asyik dan murah meriah untuk di jakarta..

    taman primata nya jg terawat dengan baik dan kita serasa kayak di dunia lain

    1. iya mas tomi, semoga semakin banyak pengunjung yang bersahabat dengan alam. serasa kayak dunia lain karena kita jadi tontonan para hewan yang berasa aneh sama manusia πŸ˜€ apalagi yang suka buang sampah sembarangan di sana hadeeehehhh

  6. Wah kalo aku ke sini, sama aja dengan jumpa fans #eh

    1. fansnya termasuk akuh πŸ˜€

  7. Wahh asyik yah bisa jalan2… selain wisata, ke kebun binatang jg bs nambah ilmu lho, bisa liat2 hewan yg mungki slama ini hanya ada di pelajaran, hehehe…

  8. Sering ke jakarta, belum pernah ke sini, eh, ternyata turun ke monas saja belum pernah ya…. wahahah…

  9. Siti @ Berbagai Caraku

    sekali kalinya saya kesana sama suami & anak, waktu sy kesana si ga banyak yg bisa diliat terkesan luas aja tapi binatangnya ga keliatan & ga terlalu terawat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PUTUTIK NETWORK © 2013 and Hosting Murah dan Cepat by HostCepat.Com