PUTUTIK NETWORK

Blogging, Travelling, SEO and Monetizing

Pushing Dai Sekarang

Dakwah adalah dakwah, tidak harus diberi embel-embel diluar jalannya sunnah dan Qur’an. Beberapa kali aku menyaksikan televisi yang menayangkan acara islam tapi palsu, kenapa aku menyatakan hal demikian? Tampaknya semua telah terjangkit penyakit malas belajar agama atau mau belajar agama islam hanya yang enak-enak saja. Dan menambah-nambahi dalam berperangai dakwah tanpa berhati-hati. Entah sadar atau tidak mereka adalah publik figur dan akan menjadi contoh bagi para awam.

Ada sih yang mencoba membungkusnya dalam paket tertentu, namun mereka juga terjerumus ombak dashyat pembelokan. Ramadhan akan berlalu sebentar lagi, namun aktifitas mereka tetap disukai banyak kaum terbukti jika waktu sahur antara pukul 03.00 pagi hingga 04.00 wib dari samping kanan kiri rumahku terdengar televisi saling berlomba suara.Apa yang aku tidak sepakat dengan mereka mungkin tidak digubris mengingat situs ini tidaklah nampak dalam robot mereka. Tapi ini refleksi juga buat diri dan keluarga untuk semakin menjauh dari televisi kecuali berita. Inilah kritik kami buat ceramah atau dakwah atau acara apalah yang berbau islam tapi palsu:

  • Ingin menonjolkan diri dihadapan orang.
  • Audience bertepuk tangan dan teriak sorak-sorai keras.
  • Bernyayi-nyanyi dengan berbagai alat musik bagaikan nashara.
  • Mencampur antar laki-laki dengan perempuan yang tidak menutup aurat.
  • Tertawa terbahak-bahak.
  • Pengambilan ayat dan hadis yang sebagian2.

Aku harus menghindarkan keluargaku dari hal sedemikian, namun pemikat mereka cukup kuat mempengaruhi. Pushing aku memikirkan dai sekarang yang bermunculan di televisi, baik dalam rangka dakwah sederhana atau ditampilkan dalam sinetron. Mereka yang mengembalakan ternak kemaksiatan dan mereka yang akan menerima azab kepedihan. Tugas kita menjauhkan keluarga dari hal yang sedemikian….. wallahu alam bi showab.

Updated: May 25, 2018 — 7:53 pm

7 Comments

Add a Comment
  1. Ya, mau gimana lagi. kita orang kecil yg gak bakalan didenger suaranya. Yang jelas itu gara2 permintaan pasar. Kalau masyarakat tidak meminta seperti itu, tidak bakalan ada hal2 semacam itu. Jadi yang bisa kita lakukan hanya mengedukasi masyarakat untuk berpikir maju. Tidak hanya ketawa2 doank.
    Emang susah nyari tontonan waktu sahur. Isinya lawakan semua, gak ada yg ceramah.

  2. Tepat hal seperti ini terjadi karena permintaan pasar dan tentunya tidak akan terjadi jika ustadz atau ustadzah yang diundang menyeleksi jenis acara yang akan di ikuti. Semoga Alloh mampu memberi kita kemudahan dalam rangka mengedukasi masyarakat agar tidak terjebak “pembelokan aqidah” ini.

    Negeri ini memang gudangnya lawakan dan juga menjadi bahan lawakan negara tetangga, na udzubillah himin dzalik

  3. bener sekali makin banyak orang islam palsu. Ga tahu juga apakah saya juga. Semoga saja tidak. Yang saya tahu ternyata para ustadz-ustadz dibalik ceramahnya itu yang diinginkan adalah uang dan bayaran yang gede. Gimana yang diceramahi bisa sadar kalo yang menceramahi seperti itu ???

    tanya kenapa ??

  4. kita bisa saja menjadi seorang yang beragama islam, bahkan lebih sering disebut islam KTP. Dan setiap dari kita sudah terbiasa diajari kesalahan oleh bid’ah dan kotoran dengan nama maksiat. Jika kita tahu tentang muslimmun=”berserah diri” dan mau belajar melalui Qur’an serta dilengkapi dengan penjelasan Hadis, niscaya para dai atau ustadz yang suka mencari ketenaran atau bayaran itu akan malu sendiri. Seperti diibaratkan “Mereka menjual Qur’an dengan harga yang sangat murah” dan mereka memperturutkan hawa nafsu semata.

  5. Kok banyak orang gak takut sama Allah ya T_T
    Dunia entertain itu jg kok awut2an! Allah memang sabar, tapi juga adil dan memaksa (ngambil dari asmaul husna)

  6. Aku kira tulisan baru. Setelah aku liat lagi, ternyata udah pernah aku komentari 🙂
    hehehe..
    Niatnya pengen jadi artis koq. Jadi ya gak tau dia peduli ama isinya ato gak. Yang jelas yg disampaikan yang bagus2nya tok. Tentang azab, dll gak pernah disampaikan. Padahal itu penting banget. Misalnya dosa syirik yang menghanguskan seluruh amal baiknya mulai dari kecil hingga ketika dia berbuat syirik, dll.

  7. postingan yg bagus sobat 🙂

    salam semangat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PUTUTIK NETWORK © 2013 and Hosting Murah dan Cepat by HostCepat.Com