Puisi April 2008
Lambaian tangan ini bergayut
Yang hancurkan malam nan kelam
Deru nafsu hitam bersemayam
Indah khayalan kala bersambut
Antara dua sisi hati lembut merasuk
Visualisasi imagi menabur benih
Antara malaikat dan setan berperang
Neraka datang menarik perih
Dari api berwajah surgapun datang
Aku jatuh bagaikan sampah dijamban
Tuhan
Kaulah penguasa alam
Langit dan bumi tunduk padamu
Tuhan
Kaulah penerima taubat
Ampunkanlah dosa dan khilaf kami
Tuhan
Kaulah yang tak terbatas
Berikanlah kekuatan kepada kami
Menggapai ilmu diujung langit
Meneruskan langkah lurus berbatu
Menenggak pelepas dahaga nan suci
Meletakkan kepala pada hamparan sajadah
Kuatkanlah kami yang luka terpanah


Related Post:
- Bagaimana ??
- Pelajar Tertangkap Berduaan
- Gempa 27 Mei 2006, Yogyakarta
- Mendekatkan Diri
- Persiapan ke Singapura



May 9th, 2008 at 1:26 pm
judul puisinya April 2008, kok didalam nya berkaitan dengan Tuhan..
May 10th, 2008 at 2:08 pm
Mumpung masih ingat sama Tuhan
May 13th, 2008 at 11:18 pm
wah kok mumpung masih ingat..hihihih…
May 15th, 2008 at 7:33 pm
#heddy: lha kalo dah meninggal piye
May 16th, 2008 at 12:22 am
gue paling takut kalau ada puisi2 religius…. malu sayah… banyak dosa
May 21st, 2008 at 9:52 am
puisi yang indah
June 19th, 2008 at 2:53 pm
Keren puisinya
July 11th, 2008 at 9:25 pm
Kayaknya judul puisinya Tuhan, tapi ga ditaro di atas, naronya di tengah hhehe (maksudnya apa sih nih)
July 31st, 2008 at 6:46 am
Hmm…….
Waahh…
Puisinya baguus niih..
August 4th, 2008 at 7:34 pm
thx oms…puisinya mewakili aku.., [lagi sadar mau tobat...ternyata istrospeksi diri itu bisa menyakitkan :(]
August 4th, 2008 at 10:48 pm
OOT @ berhubung saya tidak mengerti puisi jadi saya comment yang lain aja yah!
blognya makin rame euy
August 8th, 2008 at 1:47 pm
wah puisinya bermakna banget nih