PUTUTIK NETWORK

Blogging, Travelling, SEO and Monetizing

Penjahat Perang Yang Selalu Leluasa

Pagi tadi aku menyempatkan diri menyaksikan siaran editorial Media Indonesia di Metro TV, pokok pembahasan utamanya adalah tentang pengiriman tentara perdamaian TNI ke Lebanon. Terjadi interaksi pemirsa dengan pembicara Bp Jafar Assegaf sebagai wakil dari Media Indonesia, ada yang pro dan ada yang kontra. Hanya ada satu kontra yang cukup membuat saya mengernyitkan kepala yaitu Bp. Herman dari Cilegon kalau tidak salah. Dengan nada kurang bersahabat dia menyatakan tidak perlu mengirim TNI ke Lebanon karena hanya akan menghabiskan biaya dan buang-buang tenaga sedangkan negara ini dalam keadaan miskin, tidak usah cari muka. Mungkin ini bentuk kekecewaan seorang warga negara Indonesia, yang cepat mendifinisikan sesuai dengan beban hatinya.

Itulah dunia Indonesia yang masyarakatnya jauh dari Masjid, rasa individunya mulai tinggi dan mementingkan urusan perut membiarkan yang jahat berkuasa. Secara nurani mungkin beliau memiliki masukan kepada pemerintah, namun tidak mengerti bagaimana biaya seluruhnya tidak dibiayai oleh pemerintah RI secara murni. PBB memegang peranan penting dalam pengiriman pasukan perdamaian di negara konflik dan negara yang dimintai bantuan pasukannya. Lain dari itu jika kita terprovokasi oleh keengganan Israel menerima tentara negara yang mayoritas Islam tanpa ada hubungan diplomatik dengan Lebanon. Kita perhatikan peranan PBB, mereka begitu lambat dan mudah disetir oleh tangan-tangan pelanggar kemerdekaan. Upaya PBB dalam menanggulangi ekspansi perang Israel, Amerika beserta Kroninya sering kandas begitu saja. Dan, jika diperhatikan lebih jauh lagi mereka ingin menghancurkan ketaatan negara Islam dan mencabiknya dengan liberalisme. Israel merupakan kumpulan orang yahudi yang memang diberi kelebihan kepandaian, keserakahan, rasa was-was dan kefanatikan, sehingga sejak hadir berkembangnya komunitas ini, mereka akan selalu membuat kerusakan dimanapun tempatnya.
Yang menjadi korban adalah muslim taat bahkan negara muslim nan taat, Palestina yang dulunya membatasi tayangan televisi kini sedikit demi sedikit agak terbuka tayangannya sebagaimana tayangan TVRI beberapa tahun lampau hingga semakin rusaknya oleh tayangan televisi swasta yang ada. Irak kacau oleh kebohongan Amerika yang memang ingin menguasai minyak Kuwait dan menghancurkan komunitas muslim kuat di wilayah selatan Irak. Afganistan yang dulu melarang hadirnya televisi, akibat ekspansi amerika dan kroninya kini televisi bebas dan keislaman mulai coba diruntuhkan dengan mengadu domba para pemimpin atau mengubah-ubah aturan.

Negara besar Islam di daratan TImur-tengah seperti tidak berdaya karena beberapa ilmuwan mereka adalah yahudi dan pekerja dengan teknologi adalah warga asing terutama dari amerika. Keuntungan akan selalu direbut oleh negara-negara produsen senjata seperti amerika itu sendiri. Amerika melakukan manuver politik dengan menunda perundingan damai atau menunda lebih lama gencatan senjata. Memojokkan Hisbullah dengan menyatakan mereka memang perlu diberi pelajaran, hingga kiriman senjata produsen pun semakin besar mensupport pihak yang konflik. Hasilnya tidak lain adalah dolar demi dolar masuk ke bank-bank riba mereka. Terkutuklah mereka orang-orang yang memusuhi Islam, akhirnya pasukan super Israel yang dipuja-puja dunia karena keberhasilannya membabat negara-negara arab rontok hanya oleh tentara kecil Hisbullah atas ijin Alloh SWT. Sebagaimana slogan mereka “Mungkin kami tidak akan menang, tapi kami berjanji akan menghancurkan tentara zionis karena mereka yang bertanggung jawab. Apakah semua umat manusia tidak pernah belajar dari Al Qur’an tentang pasukan kafir Gajah yang hancur hanya oleh burung ababil dan kenapa tidak pernah belajar siapa sebenarnya yang disebut teroris.

Spekulasi amerika sukses dan kini dia memegang muka kedua dengan mengajukan genjatan senjata kepada PBB untuk israel dan Hisbullah. PBB ambil ancang-ancang untuk segera mengirimkan pasukan perdamaian dan ini pun disetir oleh Israel 🙁 hasilnya sungguh diluar dugaan PBB tunduk untuk sementara waktu dengan menunda pengiriman tentara perdamaian yang mayoritas penduduknya Islam. Amerika kipas angin tinggal memasang manuver lain, yaitu melucuti tentara hisbullah jika tidak bersedia maka kesalahan akan dijatuhkan kepada hisbullah dengan menuduhnya sebagai teroris dan mengadu domba pemimpin gerilyawan agar saling memusuhi seperti yang terjadi di Iran dan Irak.

Itulah penjahat perang sesungguhnya yang selalu bebas dari segala tuntutan Israel, Amerika dan Kroninya. Berapa wanita Muslim yang mereka nodai saat perang berlangsung, berapa anak yang mereka bunuh agar generasi muslim hilang dan bagaimana kehancuran yang mereka buat hingga toleransi hilang. Perdamaian mereka ucapkan dengan lantang namun peperangan mereka ciptakan. Beberapa komunitas muslim menjadi teroris bukan karena kebencian kepada agama lain, akan tetapi beranak pinak karena penjajahan dan perusakan moral yang dibuat untuk meruntuhkan Islam. Mereka menjadi berani, karena jalan Jihad lebih mulia dariapada ikut arus membebek kepada amerika, israel dan kroninya. Meskipun saya menentang keras bom bunuh diri, karena akan merusak amal niat jihad yang mereka lakukan. Islam bukanlah teroris dan Islam adalah pembawa rahmat, teroris adalah mereka yang memusuhi Islam dengan menciptakan peperangan dari dalam tubuh Islam itu sendiri dan propaganda tentang Islam diluar tubuhnya.

Indonesia yang dulunya adalah negara mayoritas penduduknya Islam yang ramah kini terkesan terpuruk, saya selalu mengulang kalimat bagaimana tampilan remaja saat ini adalah meniru budaya kebebasan barat dan bagaimana media televisi 80% adalah proyek merusak aqidah dan moral. Umat Islam jauh dari Masjid atau majelis karena terbuai bujukan tayangan televisi dalam negeri maupun luar negeri. Hanya bisa menangis ketika politik hutang IMF menjatuhkan negara ini, dan anda tahu mereka dari golongan keluarga Yahudi. Disinilah bodohnya kita, tidak mawas diri dan hanya menerima umpan teri dan musuh mendapatkan Lumba-lumba yang penurut untuk disuruh. Hutang Riba akan selalu beranak pinak, membawa kesengsaraan umat dan tidak akan pernah selesai kita membayarnya dalam kurun waktu cukup lama. Penjahat perang ini tidak akan pernah berhenti, dia akan selalu membuat dunia harus tunduk dan mengikuti cara mereka apapun caranya akan mereka hasilkan. Dunia akan dibuat terpaku duduk di depan televisi tanpa berbuat lebih baik, hingga anak cucu kita akan mengkonsumsi sex bebas, opium, narkoba, menuduh alim ulama sebagai dukun, perdukunan tinggi, perang sehari-hari, berdusta, mengundi nasib, tidak mau beribadah dan menyepelekan kebenaran sebagaimana tujuan penghancuran mereka. Penjahat ini tidak akan hancur kecuali Kiamat menjemput yang akan membuat mereka para Kafir Munafik mengatakan “Aku Bersaksi Tiada Tuhan Selain Alloh dan Muhammad Utusan Alloh.” Kebenaran telah terungkap namun manusia dibumi ini lebih menyukai kebohongan untuk urusan keuntungan perut.

2 Comments

Add a Comment
  1. what mksd loh???pnddk islam sperti dulu ramah dan kini terkesan terpuruk???
    klo menurut gw tu salah besar orang islam emang ramah tapi coba lu liat skrng malah orang2 islm ya ngebuat kerusuhan dan ngrugiin bangsa contohnya kaya pengeboman tu dah ngrugiin bngt…
    dan lu liat itu yg nglakuin malah orang2 yg taat ma Tuhan tp mreka ngga knal kasih..

  2. #cupzcuy: mmm, perspektif manusia memang berbeda itu wajar, tapi saya rasa anda tidak membaca artikel ini dengan detail hanya berniat mengomentari saja. tapi saya ucapkan terimakasih. siapapun yang berbuat dosa ditanggung oleh pelakunya, bukan agamanya. secara fitrah agama mengajarkan kebaikan, jika anda sepakat. apakah ada yang menyarankan hancurkan/sakiti orang tanpa ada penjelasan atau tanpa ada sebab musababnya. jangan anda memukul rata islam sebagai sumber kesalahan, jika yang berlaku demikian menyebabkan kesalahan maka itu adalah oknum bukan agamanya. dan pihak luar islam memang suka memojokkan semua hal yang berbau islam. tapi di media televisi pernahkah berita tentang pemaksaan merubah agama seperti ada di yogya pada saat saya disana tertimpa gempa, adanya team pengobatan yang hanya mau mengobati jika dia mau ke agama lain itu. mereka pun terlihat lebih alim dengan atribut keagamaannya yang sangat lengkap. apakah yang demikian tidak lebih hina, mengeruk diatas penderitaan orang. jika pengebom itu orang islam maka salahkan dia bukan islamnya, doktrin yang keliru bisa menyebabkan manusia lalai pada kebenaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PUTUTIK NETWORK © 2013 and Hosting Murah dan Cepat by HostCepat.Com