PUTUTIK NETWORK

Blogging, Travelling, SEO and Monetizing

Mendekati Syirik

Demi Alloh SWT yang menggenggam jiwa raga ini, yang tidak mampu berbuat selain atas ijinNYA. Kurang lebih dalam kurun waktu 2 tahun dari tulisan ini saya buat kita banyak disuguhkan baik dari selebaran, email, sms maupun telepon dengan kategori berantai. Kenapa berantai karena kita diajak untuk mengikuti apa yang diinginkan oleh penulis, ingat sesuai apa yang diinginkan penulis. Kenapa saya menggaris besar kata-kata tadi, memang pada akhirnya anda termasuk rekan kita atau bahkan kita sendiri (Semoga ampunan diberikan pada kita) melakukan sesuai kata-kata yang disebutkan. Seperti kerbau yang dicocok hidungnya, mau saja ditarik kesana kemari tanpa sadar apa yang dilakukan, bodoh dan tidak hati-hati dalam bertindak.
Ketika kita membaca, lalu meyakini, lalu melemparkan sesuai keinginan penulis atau penyampai berita tanpa ilmu yang jelas dasar hadist maupun suratul Qur’annya maka bisa dikatakan kita menduakan Alloh SWT Yang Esa. Kenapa demikian?

Berikut uraian jika anda dan saya mau berpikir (Saya andaikan email):

  • Email datang dari Fulan/Fulanah
  • Kita membaca dengan cermat
  • Kita meyakini uraian serta merta
  • Diakhir kata ada uraian “Kirimkan pada 10 rekan dekat anda, niscaya akan selamat. Namun jika tidak anda hiraukan sesuatu akan terjadi pada diri anda PERCAYALAH”
  • Hati mulai bimbang kala itu, bertanya benar tidak ya? (Tapi tidak dengan ilmu dia berpikir namun seytan meracuni nafsunya)
  • Ketika dia Percaya lantas mengirimkan kembali pada beberapa rekannya, dengan harapan terhindar dari bencana atau memperoleh berkah dari email tersebut
  • Itulah syirik, mempersekutukan Alloh SWT dosa yang tidak pernah diampuni

Disaat kita mulai membaca, lalu di akhir uraian terdapat kata-kata PERCAYALAH, ANCAMAN, BERUNTUNGLAH dan HADIAH pada suatu email berantai renungkanlah. Hidup ini adalah milik Alloh SWT dan kita ini manusia yang wajib mengingatkan disaat adanya penjerumusan aqidah merebak. Bahkan ada suatu kaum yang saya teliti bukanlah seorang muslim mengirimkan uraian berbau islami, namun ternyata ada upaya perusakan aqidah dia lakukan. Dengan menyatakan juru kunci Rasululloh SAW mendapat wangsit bahwa akan datang kiamat pada tahun tertentu dan kita diwajibkan melakukan puasa yang aneh dan mendekati golongan sipenulis jika ingin selamat. Diakhir tulisan “Jika anda ingin selamat, Yakinlah Allah sang juru selamat bersama anda dan sebarkan surat ini pada kerabat dekat serta tetangga anda. Jika anda tidak percaya maka tunggu kehancuran menimpa anda”. Lalu ditambahkan uraian siapa yang mendapatkan kesuksesan setelah menyebarkan selebaran tadi dan kebalikannya siapa yang mengalami musibah besar karena menyepelekan selebaran tadi. Dan ini sempat tenar di beberapa pelosok desa di daerah solo, Ya Alloh berilah petunuk kebenaran kepada mereka yang tidak mengetahui penjerumusan ini.

Saya pernah menegur rekan yang mengirimkan hal-hal seperti uraian diatas, dengan keluguannya ia menyatakan “lha aku takut nanti terjadi apa-apa ya udah kukirim aja”. Inilah bentuk keengganan belajar mencari tahu ilmu dalam masyarakat, hal kecil saja tidak diperhatikan apalagi hal besar seperti tayangan berbau islam di media namun menyimpang dari ajaran Rasulloh SAW. Tidak ada keuntungan bagi saya menulis, paling tidak saya bermaksud mengajak anda terhindar dari menyekutukan Alloh SWT dan sekaligus kita bersama mencari kebenaran dibalik hitamnya kesesatan jiwa raga karena hati selalu jujur. Buatlah sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain, beritakan sesuatu yang kita tahu kebenaran dan memiliki ilmu pengetahuan tentang hal yang dibicarakan. Jangan sampai kita menjadi jembatan penyampai kemusyrikan ahlul Bid’ah dan munafiq.

Untuk referensi Silahkan buka kitab-kitab berikut

  • Al Qur’an: Al Fatihah, Al Baqarah, An Nissa, Ali Imran, Al Maidah, Al Ikhlash, Al Anbiya dll
  • As Shohihain Bukhari, bab syirik
  • Riyadhus Shalihin I dan II
  • Membedah Firqah sesat, Syaikul Islam Ibnu Taimiyah
Updated: May 7, 2018 — 7:54 pm

2 Comments

Add a Comment
  1. Assalamu Alaikum,

    Salam Kenal dari Kami sekeluarga ‘nd selamat menunaikan Ibadah Puasa, semoga
    4JJI SWT menerima segala amal perbuatan Qta di bula yg penuh berkah ini. Aminnnnnnn

  2. Salam kenal kembali, Ramadhan memang bulan yang penuh dengan kenikmatan, ampunan, lagi rahmat. Tiada bulan selama setahun seindah ramadhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

PUTUTIK NETWORK © 2013 and Hosting Murah dan Cepat by HostCepat.Com