How IT Support it?

Vakum di dunia maya bukan karena saya berdiam semata, akan tetapi karena sedang membuat banyak strategi yang implementasinya belum bisa sesuai yang kami idam-idamkan. Semenjak berpindah profesi meski masih di perusahaan yang sama, saya merasakan begitu banyak prediksi awal tahun 2009 lalu sesuai dengan kenyataan. Perbincangan dengan istri mengenai hal ini sudah jauh-jauh hari sebenarnya ketika membaca majalah komputer ternama di Indonesia yang pada akhir 2007 – awal2008 (baru dibaca lagi 2009) membahas mengenai bagaimana IT Support itu bekerja dari awal hingga akhir, kalau tidak salah selama 4 bulan kedua majalah tersebut membahas hal ini. Sayang sekali majalah tersebut ada di semarang sehingga belum bisa mengambilkan beberapa cuplikan menarik.

Mama Arya sering mengeluhkan kegiatan atau lebih tepatnya tugas yang di emban waktu seperti artikel terkabar dari surabaya atau jangan sedih anakku saat cerita sedih hari ini meski kadang terasa juga lelah capek di sekujur tubuh. Namun waktu adalah hal utama bahasan kami, keluarga, pekerjaan atau masa depan. Untuk menyeimbangkan hal ini ternyata belum bisa juga, akhirnya pikiran terpecah kemana-mana. Nah lalu bagiamana perasaan pertama menghadapi kuartal pertama di tahun 2010 terhadap user dan customer?

Cuplikan termanis seperti yang telah dituliskan dalam PCMEDIA, ada perbedaan definisi antara seorang user dan customer dalam pembahasan ITIL. Seorang user adalah mereka yang memakai layanan TI sehari-hari. Sebagai contoh adalah seorang staf sumber daya manusia yang menggunakan aplikasi ERP, untuk memutakhirkan data staf di organisasinya. Sedangkan seorang customer layanan TI adalah mereka yang ‘memiliki’ layanan TI tersebut. Sebagai contoh adalah seorang direktur atau manager sumber daya manusia yang ‘memiliki’ modul aplikasi Human Resource dari sebuah aplikasi Enterprise Resource Planning (ERP). Sang direktur/ manager ini sangat berkepentingan terhadap aplikasi tersebut, agar semua kegiatan departemennya dalam mengelola sumber daya manusia dapat berjalan baik dengan bantuan aplikasi sebagai tool. Pembagian unik dalam hal support diberikan oleh CHIP serta IlmuKomputer dalam hal permasalah user yang dari berbagai aspek penggunaan perangkat TI.

  • Service Level Management.
  • Financial Management for IT Services.
  • Capacity Management.
  • IT Services Continuity Management.
  • Availability Management.

Karena bagaikan sebuah server dimana seorang yang berhubungan dengan support kemungkinan tidak selalu bisa menghandle client. Apalagi jika disana terdapat pembatas (firewall) entah urusan pribadi dari user, kesulitan penjabaran masalah, aksen tidak mau tahu, kesulitan team dalam merealisasikan keinginan user karena keterbatasan pengetahuan sehingga perlu belajar lebih lanjut. Kadang juga management dari IT team itu sendiri yang kurang baik, misal waktunya terbuang untuk seting user satu persatu sehingga data keluar masuk diabaikan. Ini terjadi dengan saya dan team yang beranggotakan 3 orang, yang ketika melakukan supporting jakarta saja yang sebanyak 10 lokasi ternyata membawa dampak ke pekerjaan. Berurusan dengan fisik itulah masalah utamanya dan kami masing-masing punya bisnis sendiri diluar waktu kerja.

Resources sebenarnya bukan jadi penghalang, manajemen kunci utama dan keterlibatan user juga sangat berperan penting. Tapi coba kita perlihatkan sedikit hal yang menjadi konsen utama dari IT Support.

  • Hardware perangkat keras
  • Software perangkat lunak
  • Budget target pengeluaran yang ditentukan
  • People orang yang mengerjakan dan target yang dikerjakan
  • External Services Layanan extra terhadap perangkat dan user
  • Transport akomodasi, waktu atau biaya perjalanan
  • Update tools pendukung, akun publik dan lainnya

Diatas bisa kita baca secara keseluruhan tidak ada yang bisa berhenti untuk kita support, nah yang jadi kendala adalah pihak ketiga. Jika pihak ketiga dalam hal supporting sering ada pembatas, budget yang sudah kita atur sedemikian rupa bisa saja dengan frontal keluar kesana kemari tidak sesuai. Inilah yang benar-benar terjadi, ketika kita bermaksud ingin rebudgeting maka user berpikiran negatif bahwa support kita lambat atau dianggap kita tidak mau support.

Capek Juga ngetiknya lanjut besok… how IT support it?

3 thoughts on “How IT Support it?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *