Beginilah jadinya kalo terlalu memforsir tubuh untuk berkeliling kota gorontalo yang cukup panas menyengat dan diserang noni manado saat hendak istirahat, membuat kekuatan tubuh melemah tanpa disadari. Gejalanya sudah kurasakan selama di jakarta ketika atasan meminta membuat beberapa program kedepan. Dadaku yang memang sudah terserang oleh efek kimia flux, sering menyedak tiba-tiba. Kalo sudah begini nafas akan terengah-engah dan kondisi cepat menurun drastis.
Selama masih hidup dan jika Alloh SWT mengijinkan aku selalu bilang siap ketika ditugaskan, padahal waktu itu mama arya berpesan supaya pulang istirahat bertepatan dengan tanggal lahirnya. Aku hanya katakan bahwa saat itu sedang ada tugas ke Surabaya.
Berangkat ke Surabaya 14 april 2008 aku nggak mau naik pesawat, karena memang niatnya biar bisa tidur di kereta api dan tiba disana langsung jalan. Eh, bukannya tidur malah banyak ngobrol sama tetangga kursi yang ingin berkenalan. Sampai di sana langsung standby ke kantor yang di Gubeng. Tugas kali ini di Sheraton Hotel yang dekat dengan Tunjungan Plasa yang cukup ramai pengunjung.
Aku tidak aneh dengan menu hidangan mereka, tapi menu lemak mereka tidak juga menambah kalori ditubuhku bertambah. Malah semakin membuat ciut dan menyesakkan dada ini. Meskipun setiap sesi kami bisa membuat mereka terpana, namun tak pelak tubuh ini kalah setelah berperang. Akupun segera pulang ke Semarang dan ijin ke atasan, padahal harusnya kita briefing di Surabaya tanggal 17 april 2008.
Kini aku sudah di jakarta, 2 hari terkapar dirumah semarang dan aku memaksakan diri untuk tetap tegar di hadapan mama dan arya. Karena mereka akan bersedih jika melihat kondisi yang sebenarnya. Jiwa ini kuat namun raga ini ada batasnya, karena hanya Alloh Yang Maha Gagah Perkasa.
Pengen ketemu om cosa disurabaya, tapi indosat memang rajanya error sekarang…. akhirnya sulit menghubungi karena lineku selalu busy.
- Anakku Susah Makan
- Frenship 27okt2006
- Usiaku berkurang satu tahun
- Persiapan ke Singapura
- Kebiasaan Arya dan Touring
One Ping to “Habis Surabaya Terkapar”
3 Responses to “Habis Surabaya Terkapar”
-
1. ridu Says:
April 20th, 2008 at 4:37 pmjadi gak ketemu sama om cosa yah?? tau tuh indosat emang kek gitu mulu.. apalagi kalo jam 21 ke atas.. gak ada jaringan gitu..
-
2. Rosyidi Says:
April 20th, 2008 at 5:58 pmSibuk banget kayaknya..
-
3. pututik Says:
April 23rd, 2008 at 8:32 am#ridu: betul sampe sekarang nih masih error
#rosyidi: nggak juga, cuman jalan2




May 29th, 2008 at 5:58 pm
[...] sekali kami tinggalkan beberapa jaringan pututik yang mulai tidak terurus karena harus menjalankan tugas dinas yang lama dimulai dari gorontalo dan manado kemudian cuti untuk istirahat. Melaksanakan beberapa [...]