PUTUTIK NETWORK

Blogging, Travelling, SEO and Monetizing

Fenomena pornografi dan pornoaksi

Ini adalah hal yang tak akan pernah habis untuk dibahas, jika ada yang bilang basi atau ketinggalan jaman mohon maaf jika anda tidak sejalan. Kami ingat mengucapkan kata porno saja dulu pada usia dibawah 7 tahun sudah dianggap kotor, tapi di Indonesia saat ini hal ini seperti membudaya. Pada jaman jahilliyah (keterbelakangan atau kebodohan) hal ini begitu populer karena berkuasanya kaum fasiq dan golongan yang menghancurkan bahkan memutarbalikkan kitab suci dari yang haram menjadi halal. Mereka yang suka pamer, riya, unjuk kekuatan dan unjuk tubuh menjadi pemenang dalam jual beli dunia. Peringatan demi peringatan diturunkan beserta turunnya para utusan Alloh SWT membawa rangkaian kitab suci, hingga adzab pedih menimpa kaum-kaum yang keterlaluan. Masalah pornografi serta pornoaksi ini tidak akan pernah ada habisnya, hingga kiamat tiba ia akan tetap becokol merusak aqidah dan menghancurkan iman takwa seseorang.

Semoga Alloh melindungi dan memaafkanku, kuksaksikan beberapa waktu lalu artis berdemo menentang rancangan undang-undang pornografi/aksi yang akan segera ditetapkan atau mungkin sudah ditetapkan dengan berbagai dalih untuk menghalalkan berbagai cara mereka. Bagaimana kita akan percaya dengan mereka sedang mereka mencari nafkah secara haram mempertontonkan aurat? Apakah kita akan mendukung protes mereka dengan dalih mengekang hak wanita, padahal mereka jarang bergaul dengan ahli ibadah? Ataukah kita ikut menikmati begitu saja polah tingkah mereka, sedangkan neraka siap membakar seluruh anggota tubuh kita? Ataukah kita diam saja, sedangkan kemungkaran tersebut dapat merusak kita dan keturunan kita?
Aneh memang, amerika dan kroninya yang katanya mendukung hak asasi manusia dan sebagai satu-satunya negara adikuasa setelah hancurnya unisovyet berpura-pura ikut memerangi hal ini. Padahal support tindak asusila terbesar adalah dari negara amerika beserta kroninya, dengan membuatkan mode busana, cara bergaul, kebebasan bertindak, menomor tigakan agama setelah kekuasaan dan kemanusiaan, memerangi ahli ibadah dan menyebar fitnah. Terjerumusnya artis dengan mengatakan “dasar manusianya saja yang pikirannya cetek, kalo pose seni kami dianggap porno” dan ada yang mengatakan “wah kalo begini kami sebagai wanita sebagai pihak yang dipojokkan serta dirugikan”. Itu hanya sebagian kata-kata yang sempat saya dengar dan lihat dibeberapa media. Siapa yang berpikiran rendah dan siapa yang merendahkan kaum wanita dalam konteks pembicaraan ini? Mereka menjual tubuh mereka begitu murah untuk mencari ketenaran, harta, jabatan serta kesenangan sedang mereka lupa Alloh tidak pernah tidur dan lupa dalam menghitung setiap mata yang memandang dan setiap syahwat yang ditimbulkan. Mereka pasti akan protes dengan mengatakan “kalo orang pikirannya ngeres apa yang kita lakukan selalu ngeres jadinya”, selamatkan diri anda sebelum kecelakaan menimpa, sebelum adzab menjemput maut, sebelum para malaikat menyiksa kematian, sebelum tua menjemput, sebelum sakit yang menyulitkan, sebelum dibutakan mata hati, sebelum terlambat hingga sulit mengucapkan Laa ilahaillallah. Seorang muslimah yang berpegang tegung pada tali Alloh SWT dan Rasulnya akan merasa semakin nyaman dengan aturan ini, karena mereka mengkhawatirkan keturunannya dijaman nan mudah sekali menyaksikan keburukan dalam genggaman.
Sebagai orang yang berkecimpung dibidang perbaikan handphone khususnya Nokia, demi Alloh yang jiwaku ada dalam genggamannya banyak sekali kemungkaran oleh mereka. Disisipkannya dalam gallery, mmc atau media pesan hal-hal yang berbau pornoaksi, pornografi dan pornostory. Dari yang masih smp sampai mereka yang berusia tua, bangga menyimpan aib orang bahkan aib dirinya sendiri. Sungguh menyedihkan sampai ada yang mencampur gambar religius dengan kelaknatan, Ya Alloh dekatilah mereka agar dalam jiwa raganya jauh dari hal-hal sedemikian. Bagaiamana perasaan orang tua yang anaknya kedapatan kecelaan apakah mereka bangga? Bagaimana para anak yang di handphone orang tuanya terdapat adegan mesum, bukankan mereka akan mencobanya? Na udzubillah himindhalik, semoga anda, kami dan keturunan kami diselamatkan dari golongan terlaknat. Wahai para artis yang menyebarkan ke asusilaan, segeralah bertaubat dengan sebenar-benarnya taubat. Mari kita bersama-sama berkumpul dengan para alim, sholihin dan ahli ibadah agar terbuka kembali pelajaran untuk bekal akhirat. Jangan malah menganggap teroris mereka yang berjenggot, bercelana diatas matakaki, wanita yang memakai hijab (cadar) dan mereka yang jihad fii sabilillah. Kita semua yang memiliki keturunan akan menurunkan sifat, sikap, tabiat atau kebiasaan sehari-hari pada anak. Contohkanlah dari diri kita sendiri, sebelum banyak mencerca pihak lain dan sebelum keturunan kita menjadi hamba merugi dunia akhirat. Hanya kepada Alloh SWT tempatku bergantung.
PUTUTIK NETWORK © 2013 and Hosting Murah dan Cepat by HostCepat.Com