PUTUTIK NETWORK

Blogging, Travelling, SEO and Monetizing

Cuti Lebaran 2005

Akhirnya bisa ngeblog kembali setelah puas cuti selama satu minggu penuh dengan keluarga. Banyak sekali cerita yang ingin disampaikan, namun keterbatasan koneksi internet di rumah solo dan semarang membuat cerita menjadi banyak yang tercecer. Tapi kami sedikit nostalgia dengan peristiwa idul fitri, mudik lebaran dan silahturahmi untuk pengantar tidur anda sekalian.

02112005 aku berangkat dari yogya pukul 14.30 wib dengan menggunakan motor Honda SupraX, mengambil kecepatan sedang antara 80-90 Km/jam. Suasana jalan begitu padat baik dari arus ke yogya maupun ke semarang, pengendara sepeda motor bisa dibilang meningkat daripada tahun kemarin. Saking padatnya aku sempat bolak-balik menghentikan laju motor, lelah terlalu lama duduk di kendaraan tersebut. Hari semakin gelap, adzan magrhib terdengar ttepat setelah aku singgah di sebuah masjid. Sholat sebentar setelah itu membatalkan puasa, cuaca mendadak gelap gulita, bukit disamping masjid tertutup awan pekat serta suasana berubah menjadi dingin. Angin mulai terasa lebih kencang dari sebelumnya disertai gemuruh petir bersahutan, hujan pun turun dengan lebatnya. aku bersabar menunggu hujan reda, meski berharap cemas dapat mengikuti takbiran di musholla. Terang pun menghampiri sekitar pukul 18.30, perjalanan menjadi lengang dan aku melajukan motor begitu cepat sambil memeohon diberi keselamatan Alloh SWT. Tiba di semarang aku langsung mandi dan mengikuti acara di musholla, iktikaf disana hingga 21.45wib. Dilanjutkan takbiran dirumah hingga pukul 23.45, arya sebentar-sebentar terbangun dari tidurnya mungkin mendengar suara takbir dan tahmid yang menggemma dari berbagai penjuru ini. Setelah itu kami tidur pulas….

03112005 bangun pukul 04.20 wib aku dan mama terbangun oleh berisiknya suara alarm dari hp, aku mandi duluan dan mama mempersiapkan peralatan sholat. Setelah mama selesai mandi kami sholat subuh, takbir dikumandangkan dan arya terbangun dari tidurnya. Mama setrika beberapa pakaian untuk nanti digunakan sholat idul fitri sedangkan aku diajak arya menghirup udara pagi nan segar. Pukul 06.00 wib tepat kami berangkat berjalan kaki ke masjid Al-Azhar secara berombongan termasuk arya, saat prosesi berlangsung arya ikut mama dan menurut cerita arya kecil bermain sendirian yang akhirnya menangis saat ucap salam karena bosan dengan mainan yang ada. Sekitar pukul 07.30 kami beranjak dari masjid, seluruh keluarga besar tira berkumpul lebih banyak. Tradisi yang bagus yaitu mengungkapkan saling maaf memaafkan, meski sebenarnya suatu keharusan setiap waktu kita bersifat demikian kecuali ajakan syirik. Arya begitu gembira dengan suasana ramai, ditambah lagi ada acara makan bareng dirumah kami. semuanya makan dengan gembira dan saling membantu menyiapkannya.



Acara dilanjutkan dengan sungkem ke semua pihak, aku ke mama demikian pula sebaliknya. Seluruh keluarga berkumpul, bergantian mendatangi rumah saudara yang kebetulan sederet penuh tira adalah keluarga besar kami. Semua begitu dalam suasana saling menyenangkan, tidak ada yang bermuka masam. Saking senangnya, arya menangis menjerit-jerit setelah dicium Krisni. Mama mencari tahu kenapa, ternyata keluar darah segar dari mulut arya sehingga mungkin terlalu sakit dirasa baginya. aku bingung cari tissue dan semua yang tadinya riang mendadak kaget melihat arya berdarah-darah. Alhamdulillah, meski sesenggukan arya mulai diam dan semua berusaha mengajaknya gembira.


04112005 aku harus berangkat ke jogja lagi, jatah lembur jaga kantor. Hemm, baru kali ini aku dapat tugas lebaran hik… hik bikin sedih ya. Tahu nggak, jalan yang dikira sepi ternyata berkebalikan. Padat merayap, untung naik motor jadi nggak jadi soal tancap gas srobot kanan srobot kiri mendahului melalui jalur aman. Sesampai dikantor memang ada beberapa customer dan ini kesempatan kami melakukan perbaikan yang sudah lama atau urgent.
06112005 kembali di semarang bercengkrama dengan arya dan seluruh keluarga di semarang. Merencanakan keberangkatan esok pagi ke solo, ibu kusni neneknya arya sibuk memasak berbagai macam masakan serta belanja ke pasar. Mama sibuk menata pakaian yang akan dibawa, maklum menurut rencana kami akan ke solo dan yogya.
07112005 kami berangkat dari semarang pukul 06.10wib, bersama lek min, bulik sari, bulik samini, riski, riska, riya, bapak, ibu, aku, mama an arya. Perjalanan lancar tanpa hambatan, terlebih dahulu aku mengajak seluruh keluarga mampir ketempat teman aku yang bernama Joko di daerah Satriyan,Sawit,Klaten. Sayang sekali setiba disana 08.00wib hanya bertemu dengan ayah bundanya, Joko telah balik ke jakarta. Namun yang terpenting bagi aku mama adalah perkara silahturahmi dari keluarga kami dengan mereka. Satu jam kami bercengkerama dengan handai taulan yang ada disana, suasananya terkesan kaku gimana gitu… Segera kami berpamitan melanjutkan perjalanan. Panasnya menyengat, membuat anak-anak termasuk arya merasa gerah bahkan rewel. Agar mereka tidak bosan, berhubung lewat Palur kami mampir ke obyek wisata Kebun Binatang Jurug disamping Bengawan Solo. Wah begitu bahagianya mereka yang masih berharap banyak kesenangan ini, kami yang kecapekan menuruti permintaan mereka berputar kesana-kemari berpindah permainan atau sekedar melihat binatang sambil meminta penjelasan.



08112005 Arya, mama dan aku berkunjung ke Gunung Watu (gunung batu) daerah timur Karanganyar dengan suasana bukit nan segar. Sepanjang jalan berupa hamparan sawah nan hijau, udara sejuk menyelimuti perjalanan kami dan suasana hening jauh dari kebisingan kendaraan bermotor. Di Gunung Watu kami bertemu dengan Mas Joko, Pakde, Bude dan Eyang Putri. Ada sedikit perubahan yang mencolok disana, jalan hotmix, rumahnya bertambah padat, pengairan swadaya masyarakat nan lancar dan sudah banyak warung. Dahulu kami sering mandi di kali karena susah cari sumur disana, jangan salah air kali disana cukup jernih dan tidak berbau. Wah jadi ingat masa lalu deh… soto … sepeda onthel … main ketapel …. dan mandi di kali.
09112005 Sejak kemarin aku sudah menunjukkan gelagat tidak sehat, seperti biasa alergi debunya menjadi-jadi. Daerah Karanganyar utara memang berdebu dengan tanah gambut jika kering mudah bertebaran dihembus angin. Ia lelah menahan bersin berungkali, nah ditambah arya hanya mau ikut aku saja yang lain tidak mau. Padahal mbah putri ingin ngajak arya jalan-jalan tiap hari, semua sampai heran sepertinya kami tidak cocok pulang kampung saat ini. Sore hari kami berkunjung ke rumah barunya mas Danang, makan tahu kupat buatan mbak yani dan mama menunjukkan raut senang atas semangat mereka membangun rumah dikala sulit seperti ini. Meskipun sederhana namun itulah hasil jerih payah mereka selama ini

10112005 rencananya kita akan ke yogya, tapi sayang akibat alergi ini membuat tubuhku kian melemah. Rencana kami urungkan dan mama berpikir daripada berlama-lama malah tambah sakit akhirnya kami pulang balik ke semarang. Ibu menyayangkan beberapa hal antara lain karena alergiku yang menjadi-jadi dan arya yang hanya mau ikut papanya saja. Kasihan padahal betapa keinginan seorang nenek menimang cucu nan lama tak sua, kami merasakan hal ini merasa tidak tega juga. Kami dari Terminal tirtonadi sekitar pukul 9 pagi, tidak ada perubahan berarti dengan terminal kebanggaan wong solo ini mungkin tambah kotor aja aku bilang. Didalam bus ternyata kami berjumpa dengan tetangga rumah yang abis pulang dari sragen, selama perjalanan arya begitu tenang tidak seperti lebaran tahun kemarin mungkin karena ada banyak anak-anak kecil jadinya dia malah main cilukba sendiri lucu deh *inget jadi ketawa sendiri*
11112005 Yah liburan di rumah dengan keluarga lebih asyik lagi menyenangkan bagiku. Tapi sayang 7250 mati habis dimainin arya yang ngambek karena papanya banyak tidur kali ya, trus dibanting deh keluar tempat tidur *hu..hu..hu…*

Seperti biasa hobi kami yah belanja seperlunya dan bisa dibilangh lebih banyak jalan-jalan daripada belanjanya. Yang penting hati senang dan keluarga jadi tambah sayang sama aku he..he..he..

Updated: November 19, 2005 — 10:31 am
PUTUTIK NETWORK © 2013 and Hosting Murah dan Cepat by HostCepat.Com