PUTUTIK NETWORK

Blogging, Travelling, SEO and Monetizing

Cuaca Yogyakarta dan Flu Sekeluarga

Kami offline cukup lama, kebetulan kami sekeluarga terserang flu hampir secara bersamaan dan kurun waktu yang cukup lama juga. Sampai tulisan ini dibuat pun saya masih flu berat dan arya masih batuk kering. Serangan ini bertubi-tubi jika hawa dingin datang, kasihan melihat arya yang memerah mukanya saat terbatuk. Iklim yogya memang cukup bagus untuk bakteri dan virus menyebar, hawa panas lembah merapi turun ke daerah sekitar. Cuaca hujan dibarengi angin panas membuat imun seseorang menjadi lemah, kurang lebih 1-2 bulan masa ini cuacanya memang tidak mengenakkan. Ketika datang ke dokter edhi dharma, disana aku menyaksikan cukup banyak anak yang terserang flu dan batuk. Kasihan semuanya pucat dan badannya lemah menahan sakit yang sulit mereka ucapkan dalam bahasa orang dewasa. Arya sendiri susut turun begitu drastis, persis seperti sakit yang dahulu dia derita, begitu kurus dan loyo.
Untuk menghindari atau mengalihkan perhatian arya terhadap sakitnya, kami mengajak ke taman bermain, tempat wisata bahkan sekaten beberapa waktu lalu. Saat hatinya senang ia akan makan dengan banyak, apalagi jika diajak naik kuda, becak atau ayunan. Tentu kami tidak bisa setiap waku mengajaknya demikian, karena arya akan menjadi semakin manja saat makan harus main. Ini beberapa cupilkan ketika kami jalan-jalan di bundaran monjali, sekaten alun-alun kraton yogyakarta, kaliurang, areal persawahan solo, taman mini semarang dan malioboro.
Tempat-tempat ini sebenarnya sering kita kunjungi dan kali ini tidak bosan-bosannya kami ketempat tersebut. Nuansanya agak beda karena arya sedikit-sedikit merengek cari perhatian, aku sendiri pusing menahan bersin sedang istriku kelelahan mengikuti jalan kegirangan anaknya. Areal monjali merupakan monumen dikawasan utara yogya disana terdapat radiorama, relief dan kisah sejarah. Tempatnya bersih terawat dan panas matahari menyengat saat kita keluar dari monumen. Sayang kami tidak begitu suka dengan pembuatan patung, foto hidup dan relief utuh. Seakan mereka mengkultuskan para pelaku sejarah yang ada.Sekaten kali ini tidak begitu heboh, tidak banyak pedagang disana dan terlalu banyak orang meminta-minta. Aku sempat heran banyak anak kecil yang dimarahi oleh “IBU”nya karena kurang cekatan dalam meminta-minta di pelataran Masjid Agung. Permainan favorit arya adalah mandi bola, kereta, kuda dan kemidi putar. Sampai para petugas memberikan bonus sekali setiap permainan yang dia gunakan, repot deh gak mau turun kalo sudah naik.

Di kaliurang tetap seperti dulu, dingin dan banyak monyetnya. Cuman kalau saat ini ada larangan kesana atas dasar siaga 1 gunung merapi, masih banyak juga mbah-mbah (kakek-nenek) berjualan kue ketan hangat disana. Padat merayap karena kemarin hari libur panjang kita datang kesana, pulangnya arya tertidur dengan pulas.

Kesolo, tepatnya daerah karanganyar di lereng gunung lawu. Disana kami bernostalgia di areal persawahan nan sejuk lagi hijau, arya senang sekali karena airnya jernih banyak capung dan kupu-kupu berterbangan. Menurut informasi areal tersebut akan dibangun pertokoan, wah bisa-bisa besok wisata alamnya ke puncak gunung nih.

Taman mini semarang, aku tidak ikut. Hanya istriku dan arya beserta seluruh keluarga disemarang, maklum kalo lagi flu malah mengganggu yang lain. Jadi aku nggak bisa cerita banyak, hanya menurut cerita ada kecelakan jatuhnya salah satu alat permainan yang menyebabkan beberapa orang luka berat bahkan ada yang meninggal…. ngeri.

Kawasan Malioboro jantung kota yogya nan padat pengunjung, berhubung dekat yah kita terbiasa jalan kaki disana. Arya minta naik andong dengan kuda yang besar, uang sebesar Rp. 20.000 bisa kita gunakan untuk keliling kawasan tertentu tergantung perjanjian awal. Kalo mau naik becak cuma 2 ribu keliling malioboro dan kraton tapi ada syaratnya harus beli oleh-oleh ditempat tukang becak antarkan.

Melihat arya mulai membaik kami semakin senang dan berucap syukur ke hadirat Alloh, semoga aku juga segera sembuh dan sehat kembali. Bagi anda yang ingin kejogja, siapkan fisik dan tenaga karena suhu tidak beraturan lagi mudah menyebarkan penyakit. Semoga hari kalian menyenangkan dan Jogja kembali nyaman.

PUTUTIK NETWORK © 2013 and Hosting Murah dan Cepat by HostCepat.Com