PUTUTIK NETWORK

Blogging, Travelling, SEO and Monetizing

Bagaimana ??

Saat kita berdalih dengan keadaan lingkungan sekitar, sering lupa pada diri sendiri yang mendengkur saat kebenaran disampaikan. Takut menjadi jatuh wibawa atau jatuh miskin di dunia, menduakan Alloh dengan sifat kebendaan lain yang tak kekal. Saat aku melihat kemungkaran di alam sekitarku sedangkan diri ini masih dalam lingkarannya bagaikan tidur ditepi jurang. Aku akan terporosok dengan mudahnya di alam mereka, saat mereka menyeru untuk mendekat.

Saat aku mendengar gunjingan di antara hembusan angin yang menyelimuti alam sadarku bagaikan tegukan air pelepas dahaga. Aku akan merasa puas saat mulut ini rujuk bercampur dengan suara-suara itu. Saat aku semakin jauh dari langkah menuju jamaah islamiyah di surau-surau nan berkumandang. Aku akan merasa nikmat diantara dua alam bawah sadarku.

Bagaimana mungkin aku akan selamat dari Neraka Alloh Yang Maha Melihat, sedangkan mata ini selalu menyaksikan kedzaliman meraja lela, wanita-wanita yang merendahkan kemuliannya dengan pakaian-pakaian membuka aurat, melihat ajaran agama yang dibelokan kedalam dalil kemanusiaan dan sampah-sampah moral merusak iman. Namun ku masih ikut didalam kekuatan-kekuatan tersebut, hijrah masih terbentur duniaku.
Bagaimana mungkin aku akan selamat dari Neraka Alloh Yang Maha Mendengar, sedangkan mulut dan telinga ini ikut dalam gunjingan-gunjingan yang manusia buat. Gosip dijadikan hidangan sehari-hari, dusta merupakan tameng ampuh mencelakai kejujuran yang hak. Jauh dari mendengarkan seruan-seruan Illahi, jauh dari ucapan saling mendoakan dan lebih dekat dari kebathilan. Namun ku masih ikut didalam kekuatan-kekuatan tersebut, hijrah masih terbentur duniaku.

Bagaimana mungkin aku akan selamat dari Neraka Alloh Yang Maha Menghitung, sedangkan kaki ini jarang melangkah dengan segera saat panggilan diserukan. Langkah ini lemah untuk bertemu dengan mereka pejuang-pejuang Alloh dalam islamnya, terhadang oleh keperluan dunia yang menyesatkan aqidah, mengutamakan keluarga tanpa menghitung-hitung berapa yang telah kubelanjakan dalam kemubaziran atau kenistaan. Namun ku masih ikut didalam kekuatan-kekuatan tersebut, hijrah masih terbentur duniaku.

Ya Alloh Yang Maha Sempurna ijinkan dengan sisa hidupku kubelajakan jiwa raga ini dijalanmu, kunafkahi anak istriku dengan ajaran-ajaran Muhammad SAW, kulembutkan telinga dan hati mereka dengan renungan Qur’an dan Hadist dan Alloh cukupkan bekal akhirat kami saat berpulang. Hamba bukanlah ahli ibadah nan baik, namun hamba juga bukanlah ahli maksiat, namun hamba masih dalam lingkungan dengan segudang maksiat. Ya Alloh, hanya kepada Engkaulah hamba berserah diri dari mereka yang menyesatkan iman islam kami.

Updated: September 15, 2018 — 7:54 pm
PUTUTIK NETWORK © 2013 and Hosting Murah dan Cepat by HostCepat.Com